Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Wisata Kota Batu dengan Bus Trans Jatim Koridor Gajayana
Suasana di dalam bus Trans Jatim. (IDN Times/Khusnul Hasana)
  • Bus Trans Jatim Koridor Malang Raya Gajayana mempermudah akses wisata ke Kota Batu dengan tarif terjangkau dan sistem pembayaran cashless melalui QRIS serta e-wallet.
  • Tujuh destinasi populer seperti Jatim Park, BNS, Alun-Alun Batu, hingga Baloga kini bisa dijangkau lebih praktis lewat shelter Trans Jatim terdekat tanpa perlu kendaraan pribadi.
  • Penumpang dapat memantau rute dan posisi bus secara real-time lewat aplikasi AJAIB Trans Jatim, membuat perjalanan wisata ke Batu jadi lebih efisien dan nyaman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Liburan ke Kota Batu sekarang makin praktis karena sudah ada Bus Trans Jatim Koridor Malang Raya Gajayana yang menghubungkan Malang–Batu dengan tarif terjangkau. Wisatawan bisa menjangkau berbagai destinasi populer tanpa harus membawa kendaraan pribadi, cukup turun di shelter terdekat lalu melanjutkan perjalanan singkat dengan jalan kaki atau ojek.

Selain pembayaran cashless menggunakan QRIS dan e-wallet, penumpang juga bisa memantau rute serta posisi bus lewat aplikasi AJAIB Trans Jatim. Berikut tujuh tempat wisata di Batu yang bisa dijangkau Bus Trans Jatim Malang Raya Gajayana.

1. Jawa Timur Park 2 jadi wisata paling mudah dijangkau dari shelter Trans Jatim

Ilustrasi suasana batu secret zoo dan area wisata edukasi di jawa timur park 2. (pexels.com/Nizar Firmansyah)

Jawa Timur Park 2 menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan karena menggabungkan konsep kebun binatang modern, museum satwa, hingga wahana edukasi dalam satu kawasan. Tempat ini cocok untuk keluarga karena pengunjung bisa melihat berbagai koleksi hewan, menikmati atraksi satwa, sampai mencoba arek interaktif seperti Drive Thru Park dan Eco Green Park.

Selain koleksi satwanya lengkap, area wisata ini juga tertata rapi dan nyaman untuk eksplorasi seharian. Banyak pengunjung menyarankan datang lebih pagi, terutama saat akhir pekan, karena kawasan wisata ini cukup luas dan membutuhkan waktu lama untuk menjelajah semua area.

Turun: Shelter Oro-Oro Ombo 3

Akses: Jalan kaki sekitar 130 meter

Lokasi: Jl. Raya Oro-Oro Ombo No.9, Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu

Jam Operasional: 08.30 - 16.30 WIB

2. Batu Night Spectacular cocok untuk wisata malam di Batu

Ilustrasi lampu warna-warni dan wahana permainan malam di batu night. (pexels.com/Diana Reyes)

Kalau ingin menikmati suasana wisata malam di Batu, Batu Night Spectacular atau BNS bisa jadi pilihan paling menarik. Tempat wisata ini terkenal dengan berbagai wahana permainan, lampion warna-warni, hingga pertunjukan malam yang membuat suasana terasa meriah.

Banyak pengunjung datang setelah magrib agar sensasi lampu malam dan wahana terasa lebih maksimal. Selain area permainan ekstrim seperti Flying UFO dan gokart, BNS juga punya banyak spot santai dan area kuliner yang cocok dinikmati bersama teman atau keluarga.

Turun: Shelter Oro-Oro Ombo 3

Akses: Lanjut ojek sekitar 5 menit

Lokasi: Jl. Hayam Wuruk No.1, Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu

Jam Operasional: 15.00 - 23.00 WIB

3. Jawa Timur Park 1 punya wahana permainan dan museum edukasi

Ilustrasi wahana permainan dan area edukasi keluarga di jawa timur park 1. (pexels.com/Troy Guo)

Jawa Timur Park 1 dikenal sebagai wisata keluarga yang memadukan taman bermain dan edukasi dalam satu area. Di sini pengunjung bisa mencoba berbagai wahana seperti roller coaster, sky ride, hingga permainan ekstrem yang memacu adrenalin.

Selain wahana permainan, tempat ini juga memiliki museum edukatif tentang budaya Indonesia, aquarium besar, dan area satwa. Konsep wisata belajar sambil bermain membuat Jatim Park 1 masih menjadi salah satu destinasi paling ramai di Batu hingga sekarang.

Turun: Shelter Oro-Oro Ombo 3

Akses: Lanjut ojek sekitar 5 - 10 menit

Lokasi: Jl. Dewi Sartika Atas No.2, Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu

Jam Operasional: 08.30 - 16.30 WIB

4. Alun-Alun Kota Batu jadi pusat kuliner murah favorit wisatawan

Ilustrasi suasana malam dan wisata kuliner di alun-alun kota batu. (pexels.com/Jimmy Liao)

Alun-Alun Kota Batu menjadi tempat paling ramai saat malam hari karena dipenuhi wisata kuliner dan hiburan murah meriah. Pengunjung bisa menemukan aneka makanan seperti bakso, ketan legend, gorengan, susu murni, hingga jajanan kekinian dalam satu kawasan.

Selain kuliner, area alun-alun juga punya banyak hiburan seperti bianglala, sepeda listrik, hingga kereta wisata mini untuk berkeliling kota. Suasana malam yang dingin dengan lampu kota membuat tempat ini cocok untuk santai setelah jalan-jalan di Batu.

Turun: Terminal Batu

Akses: Lanjut angkot sekitar 10 menit

Lokasi: Jl. Sudiro, Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu

Jam Operasional: Tenant kuliner mulai ramai pukul 15.00 WIB

5. Pasar Induk Among Tani Batu cocok buat belanja oleh-oleh murah

Ilustrasi area pasar modern dan pusat kuliner di pasar induk among tani batu. (pexels.com/Marcel Gierschick)

Pasar Induk Among Tani Batu menjadi salah satu tempat belanja favorit wisatawan karena ukurannya besar dan fasilitasnya modern. Pasar ini memiliki beberapa lantai dengan pembagian zona berbeda, mulai dari sayur dan buah segar khas Batu hingga area kuliner dan UMKM lokal.

Bagian yang paling ramai biasanya berada di area pujasera karena menawarkan banyak makanan dengan harga terjangkau. Selain itu, pasar ini juga nyaman dikunjungi karena sudah dilengkapi eskalator, area parkir luas, dan akses yang cukup ramah untuk pengunjung lanjut usia maupun pengguna kursi roda.

Turun: Terminal Batu

Akses: Jalan kaki sekitar 170 meter

Lokasi: Jl. Dewi Sartika, Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu

Jam Operasional: 06.00 - 18.00 WIB

6. Sengkaling Recreational Park jadi wisata legendaris dekat Kota Malang

Ilustrasi kolam renang dan area rekreasi keluarga di sengkaling recreational park. (pexels.com/Tom Fisk)

Sengkaling Recreational Park termasuk salah satu taman rekreasi legendaris yang masih bertahan hingga sekarang. Tempat ini punya berbagai wahana keluarga seperti kolam renang, permainan anak, bioskop 4D, hingga area kuliner yang cocok untuk wisata santai bersama keluarga.

Banyak pengunjung datang untuk bernostalgia karena suasananya masih mempertahankan nuansa taman rekreasi klasik khas Malang. Lokasinya yang dekat dengan pusat kota juga membuat tempat ini mudah dijangkau menggunakan Trans Jatim Koridor Malang Raya.

Turun: Shelter Sengkaling 2

Akses: Jalan kaki sekitar 280 meter

Lokasi: Jl. Raya Sengkaling No.188, Jetis, Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang

Jam Operasional: 07.00 - 17.00 WIB

7. Batu Love Garden menawarkan wisata bunga dan edukasi keluarga

Ilustrasi taman bunga warna-warni dan spot foto di batu love garden. (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)

Batu Love Garden atau Baloga cocok untuk wisata keluarga yang ingin menikmati suasana sejuk Kota Batu sambil belajar tentang tanaman dan bunga. Tempat ini memiliki ribuan koleksi tanaman, rumah kaca, area edukasi hortikultura, hingga spot foto warna-warni yang Instagramable.

Selain suasananya asri, Baloga juga punya area bermain dan wahana interaktif yang membuat anak-anak lebih betah. Banyak sekolah memilih tempat ini untuk wisata edukasi karena konsepnya memadukan hiburan dan pembelajaran dalam satu kawasan.

Turun: Shelter Oro-Oro Ombo 3

Akses: Lanjut ojek sekitar 12 menit

Lokasi: Jl. Raya Pandanrejo No.91, Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu

Jam Operasional: 08.30 - 16.30 WIB

Dengan adanya Bus Trans Jatim Malang Raya Gajayana, akses wisata ke Batu kini terasa lebih mudah dan hemat untuk wisatawan maupun warga lokal. Banyak destinasi populer seperti Jatim Park, BNS, hingga Alun-Alun Batu yang bisa dijangkau lebih praktis lewat shelter terdekat.

Perjalanan juga terasa lebih nyaman karena rute dan posisi bus bisa dipantau lewat aplikasi AJAIB Trans Jatim. Kalau kamu sendiri, paling ingin turun di shelter yang mana dulu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team