Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Panduan Wisata Taman Nasional Baluran 2026, Harga Tiket hingga Tips
Ilustrasi hamparan savana luas dan satwa liar di Taman Nasional Baluran yang dijuluki Africa van Java di Jawa Timur. (pexels.com/Rizk Nas)
  • Taman Nasional Baluran di Situbondo dikenal sebagai 'Little Africa in Java' dengan savana luas, satwa liar, pantai, dan hutan mangrove yang jadi daya tarik utama wisata alam Jawa Timur.
  • Harga tiket 2026 untuk wisatawan domestik mulai Rp21 ribu pada hari kerja dan Rp31 ribu saat akhir pekan, dengan jam operasional pukul 07.30–16.00 WIB kecuali Senin tutup rutin.
  • Savana Bekol dan Pantai Bama menjadi spot favorit pengunjung, sementara waktu terbaik berkunjung adalah pagi atau sore hari agar lebih nyaman menikmati panorama serta aktivitas satwa liar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Taman Nasional Baluran di Situbondo masih menjadi salah satu destinasi alam favorit di Jawa Timur. Hamparan savana luas, satwa liar, hingga panorama Gunung Baluran membuat tempat ini sering dijuluki “Little Africa in Java” atau Africa van Java.

Selain terkenal dengan Savana Bekol, Baluran juga memiliki pantai, hutan mangrove, dan jalur road trip yang jadi favorit wisatawan. Berikut panduan wisata Taman Nasional Baluran 2026 mulai harga tiket, spot favorit, hingga tips berkunjung.

1. Harga Tiket Taman Nasional Baluran 2026 dan Jam Operasional

Ilustrasi gerbang masuk Taman Nasional Baluran dengan suasana savana khas Africa van Java. (pexels.com/Rizk Nas)

Sebelum masuk ke kawasan Baluran, wisatawan perlu mengetahui tarif tiket dan aturan kunjungan terbaru. Harga tiket wisatawan domestik mulai Rp21 ribu saat hari kerja dan Rp31 ribu ketika akhir pekan. Sementara tarif kendaraan roda dua Rp5 ribu dan mobil Rp10 ribu per kendaraan.

Kawasan Taman Nasional Baluran dibuka mulai pukul 07.30 WIB hingga 16.00 WIB. Namun, wisatawan perlu memperhatikan jadwal penutupan karena aktivitas wisata rutin ditutup setiap hari Senin, kecuali bertepatan dengan libur nasional. Selain itu, terdapat beberapa penutupan insidental menyesuaikan kondisi kawasan dan cuaca.

2. Savana Bekol jadi Spot Ikonik Taman Nasional Baluran

Ilustrasi hamparan Savana Bekol dengan latar Gunung Baluran dan satwa liar di kawasan taman nasional. (pexels.com/Lan Yao)

Savana Bekol menjadi area paling terkenal di Taman Nasional Baluran karena pemandangannya yang luas dan eksotis. Hamparan padang rumput dengan latar Gunung Baluran membuat kawasan ini sering disebut mirip savana di Afrika. Saat musim kemarau, warna savana berubah kecoklatan dan menciptakan panorama yang sangat khas.

Selain panorama alam, wisatawan juga bisa melihat satwa liar seperti rusa, banteng, merak, hingga monyet ekor panjang berkeliaran di area savana. Waktu terbaik datang ke Bekol biasanya pagi atau sore hari ketika cuaca tidak terlalu panas dan satwa mulai aktif keluar.

3. Pantai Bama dan Hutan Mangrove Baluran yang Masih Asri

Ilustrasi pantai Bama dan jalur mangrove di kawasan Taman Nasional Baluran Situbondo. (pexels.com/fey wardhani)

Baluran ternyata tidak hanya soal savana, karena di dalam kawasan taman nasional juga terdapat Pantai Bama yang terkenal dengan suasana tenang dan air laut yang jernih. Pantai ini sering jadi tempat favorit wisatawan untuk bersantai setelah berkeliling Savana Bekol. Beberapa pengunjung juga memanfaatkan area pantai untuk snorkeling ringan dan menikmati suasana alam.

Tidak jauh dari pantai, terdapat jalur mangrove dan kawasan evergreen forest yang menawarkan suasana lebih teduh. Jembatan kayu di area mangrove juga menjadi salah satu spot foto favorit wisatawan saat berkunjung ke Baluran.

4. Tips Berkunjung ke Baluran agar Liburan Lebih Nyaman

Ilustrasi wisatawan menikmati perjalanan road trip di kawasan savana Baluran saat cuaca cerah. (pexels.com/Prince III)

Karena kawasan Baluran didominasi savana terbuka, wisatawan disarankan datang pagi atau sore hari agar tidak terlalu kepanasan. Musim kemarau juga dianggap waktu terbaik untuk berkunjung karena panorama savana terlihat lebih eksotis dan satwa liar lebih mudah ditemui.

Selain itu, kendaraan pribadi lebih disarankan karena transportasi umum menuju area dalam taman nasional masih terbatas. Pengunjung juga perlu berhati-hati terhadap monyet liar dan tidak memberi makan satwa selama berada di kawasan konservasi.

5. Rute Menuju Taman Nasional Baluran dari Surabaya dan Banyuwangi

Ilustrasi jalur perjalanan menuju Taman Nasional Baluran dengan pemandangan alam khas Jawa Timur. (pexels.com/Ino Pascual)

Taman Nasional Baluran berada di Kabupaten Situbondo, tepat di jalur utama Surabaya menuju Banyuwangi. Dari Surabaya, perjalanan menuju Baluran memakan waktu sekitar 5 - 6 jam menggunakan kendaraan pribadi. Sementara dari Banyuwangi atau Pelabuhan Ketapang, waktu tempuhnya sekitar 1,5 jam perjalanan darat.

Akses menuju Savana Bekol dari pintu masuk utama juga sudah cukup baik dan bisa dilalui motor maupun mobil. Meski begitu, beberapa jalur di dalam kawasan masih cukup sempit sehingga wisatawan tetap perlu berhati-hati terutama saat musim hujan.

Taman Nasional Baluran bukan cuma destinasi wisata alam biasa, tetapi juga tempat menikmati kombinasi savana, pantai, dan hutan dalam satu perjalanan. Tidak heran kalau kawasan ini masih jadi favorit wisatawan yang ingin healing, road trip, atau berburu foto alam di Jawa Timur.

Kalau kamu berencana liburan alam tahun ini, Baluran bisa jadi destinasi yang wajib masuk bucket list. Jadi, spot mana yang paling ingin kamu kunjungi lebih dulu saat ke Baluran?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team