Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Spot Foto di Gunung Lawu yang Estetik, Tidak Perlu Rebutan!
Ilustrasi pendaki berfoto di padang sabana (Pexels/Yusron El Jihan)
  • Gunung Lawu di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah jadi destinasi favorit pendaki karena panorama alamnya yang memesona dan jalur pendakian ikonik.
  • Ada enam spot foto estetik seperti Puncak Hargo Dumilah, Sabana Cemoro Sewu, Pasar Dieng, Sendang Drajat, Gupakan Menjangan, hingga jalur terbuka menuju puncak.
  • Setiap spot menawarkan keindahan unik dari sabana hijau hingga formasi batu alami, memungkinkan pendaki berfoto tanpa harus berebut tempat di area puncak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Gunung Lawu merupakan salah satu tujuan pendakian paling hits yang terletak di perbatasan Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Saking populernya, gunung ini selalu ramai oleh pendaki yang penasaran dengan pesona alam dan jalur pendakiannya yang ikonik. Sayangnya, kepadatan ini terkadang memicu keributan antar pendaki yang sama-sama mengincar satu spot foto tertentu di puncak Gunung Lawu.

Setiap melakukan pendakian, berfoto di area puncak seakan menjadi hal yang wajib bagi para pendaki. Padahal, pesona Gunung Lawu tidak hanya terletak pada satu titik saja. Mulai dari awal jalur pendakian hingga mendekati puncak, setiap jengkalnya menyimpan pesona yang tak kalah memukau untuk foto pendakianmu. Berikut ini adalah 6 rekomendasi spot foto di Gunung Lawu yang bakal membuat foto pendakianmu estetik parah!

1. Puncak Hargo Dumilah

Ilustrasi puncak gunung (Pexels/Brilian Yoga)

Puncak Hargo Dumilah adalah titik tertinggi yang menjadi tujuan utama sekaligus spot favorit bagi para pendaki. Berada di ketinggian sekitar 3.265 mdpl, tempat ini menawarkan pemandangan hamparan pegunungan yang spektakuler di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kamu bisa berfoto dengan latar tugu puncak yang legendaris sebagai bukti keberhasilan pendakianmu.

Jika cuaca sedang cerah, kamu akan disuguhi pemandangan siluet megah dari deretan gunung lain seperti Merapi, Merbabu, Sindoro, dan Sumbing. Hamparan awan yang terlihat dari ketinggian Puncak Hargo Dumilah juga akan membuat hasil fotomu tampak sangat dramatis dan memukau. Ketika berfoto, kamu bisa mengambil sudut pengambilan gambar yang luas agar kemegahan alamnya terekam dengan sempurna.

2. Sabana Jalur Cemoro Sewu

Ilustrasi berfoto di padang sabana (Pexels/Meidi Astuti)

Jika kamu melewati jalur Cemoro Sewu, jangan lewatkan area sabana yang terletak sekitar 15 menit sebelum Sendang Drajat. Di sini terdapat hamparan rumput luas yang sangat tenang dan jauh dari kesan berisik di area puncak. Kamu bisa berfoto di atas batu besar yang ikonik atau di cabang pohon yang sekaligus menjadi spot dudukan menarik di sebelah utara spot batu tersebut.

Selain area sabana, titik di sekitar Pos 3 juga menjadi spot andalan untuk menikmati pemandangan matahari terbit yang sangat cantik. Kamu bisa mendapatkan foto siluet dengan latar bukit-bukit hijau yang mulai terpapar sinar matahari pagi. Area ini relatif lebih luas sehingga kamu bisa leluasa memilih spot yang cantik tanpa perlu merasa terburu-buru.

3. Pasar Dieng

Pengunjung berfoto di Pasar Dieng Gunung Lawu (commons.wikimedia.org)

Pasar Dieng atau yang sering dikenal sebagai pasar gaib ini merupakan area lapang yang luas dengan bangunan-bangunan sederhana. Meskipun kental dengan nuansa mistis, kawasan ini sebenarnya memiliki pesona yang sangat estetik bagi pecinta fotografi alam. Suasana magis di tempat ini memberikan kesan tersendiri dari hasil jepretan foto yang kamu ambil.

Jika kabut tebal mulai turun, suasana yang ada di Pasar Dieng ini akan jadi lebih estetik, terutama ketika kabut menyelimuti bangunan-bangunan sederhana dan tumpukan bebatuan di area ini. Foto dengan teknik minimalist atau moody sangat cocok diterapkan di Pasar Dieng untuk merekam suasana pegunungan yang sunyi. Hasil fotomu dijamin akan terlihat berbeda daripada foto-foto yang sering diambil di area puncak.

4. Sendang Drajat

Ilustrasi pendaki berfoto dengan latar langit (Pexels/Syed Qaarif Andrabi)

Bukan sekadar sumber air, Sendang Drajat juga memiliki formasi batu alami yang sangat cantik. Berada di ketinggian kurang lebih 3.000 mdpl, area ini menawarkan latar belakang hamparan lereng gunung yang sangat luas dan terbuka. Formasi batuan di sini bisa kamu manfaatkan sebagai properti alami agar foto pendakianmu terlihat lebih artistik.

Kamu bisa mencoba mengambil foto dari sudut yang lebih rendah untuk memperlihatkan latar langit biru yang bersih di atas Sendang Drajat. Perpaduan antara warna cokelat batuan dan biru langit menciptakan kontras warna yang segar untuk dipandang. Selain memiliki spot yang menarik, area Sendang Drajat biasanya lebih tenang karena pendaki cenderung hanya mampir sejenak untuk beristirahat.

5. Gupakan Menjangan

Ilustrasi area sabana denga pepohonan rindang (Pexels/Long Bà Mùi)

Gupakan Menjangan adalah padang sabana mini yang dikelilingi oleh pepohonan pinus yang rimbun. Saat musim hujan, hamparan rumputnya akan berwarna hijau segar, sementara saat musim kemarau akan berubah menjadi kuning keemasan yang cantik. Tempat ini merupakan area sabana yang lebih sejuk karena banyaknya pepohonan, sekaligus menjadi tempat favorit satwa untuk mencari makan.

Suasana di Gupakan Menjangan sangat cocok untuk berfoto dengan menghadirkan nuansa petualangan yang kental. Kamu bisa berpose di tengah padang rumput atau bersandar di batang pohon pinus untuk mendapatkan kesan foto yang lebih natural. Area ini juga lumayan sepi dan cukup luas, sehingga kamu bisa berfoto tanpa terganggu keramaian banyak pendaki lain.

6. Sepanjang Jalur Terbuka Menuju Puncak

Ilustrasi para pendaki di jalur pendakian (Pexels/Saddam Umar Husain)

Gunung Lawu memiliki beberapa jalur pendakian, seperti jalur Cemoro Sewu, Cemoro Kandang, Candi Cetho, Singolangu, dan Tambak. Meskipun berbeda, setiap jalurnya memiliki area terbuka dengan spot yang cantik. Di beberapa titik di jalur terbuka, kamu bisa mendapatkan pemandangan sunrise dan sunset yang seringkali jauh lebih cantik daripada di puncak utama. Cahaya keemasan yang menyentuh padang sabana terbuka akan memberikan efek memukau pada fotomu.

Berbeda dengan di area puncak, keuntungan berfoto di sepanjang jalur terbuka adalah kamu bisa menemukan banyak sudut yang belum ramai oleh pendaki. Kamu tidak perlu berebut tempat, karena jalur pendakian Lawu sangat panjang dengan keindahan yang tersebar merata. Cukup siapkan kamera untuk mengabadikan momen sambil menunggu golden hour, foto pendakianmu di sepanjang jalur Gunung Lawu dijamin akan menakjubkan.

Mendaki di Gunung Lawu tentu merupakan pengalaman yang menantang sekaligus tak terlupakan. Gunung yang memiliki ketinggian di atas 3000 mdpl ini selalu ramai karena panorama alamnya mengundang banyak pendaki untuk bisa mengabadikan momen di sana. Tidak hanya di area puncak saja, berbagai spot menarik juga bisa kamu dapatkan di berbagai area yang tersebar di Gunung Lawu. Jadi, kamu tidak perlu berebut dengan sesama pendaki untuk hanya sekedar berfoto selama pendakian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team