Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Wisata Gresik yang Bisa Dijangkau dari Jalur Trans Jatim Koridor 1 dan 4
Kru bus Trans Jatim. Dok. Dishub Jatim
  • Trans Jatim Koridor 1 dan 4 memudahkan wisatawan menjelajahi Gresik tanpa kendaraan pribadi, lengkap dengan aplikasi AJAIB untuk cek halte dan tracking bus real-time.
  • Lima destinasi populer yang bisa dijangkau meliputi Setigi-Wagos, Bandar Grisee-Kampung Arab, Bukit Jamur Bungah, Makam Siti Fatimah binti Maimun, serta Muara Bengawan Solo.
  • Destinasi tersebut menawarkan kombinasi wisata alam, sejarah, religi, hingga kuliner dengan akses mudah dari halte Trans Jatim dan tarif tiket terjangkau.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Naik transportasi umum kini makin praktis buat eksplor wisata di Gresik. Lewat layanan Trans Jatim, kamu bisa menjangkau berbagai destinasi tanpa harus bawa kendaraan pribadi. Koridor yang paling relevan untuk rute ini adalah Koridor 1 (Sidoarjo-Surabaya-Bunder) dan Koridor 4 (Bunder - Paciran). Supaya lebih mudah, kamu juga bisa pakai aplikasi Trans Jatim AJAIB untuk cek halte terdekat dan tracking bus secara real-time. Berikut lima wisata yang bisa dijangkau dari halte Trans Jatim di Gresik yang bisa kamu kunjungi dengan mudah.

1. Bukit Kapur Sekapuk Setigi dan Wagos Gosari

Ilustrasi wisata setigi sekapuk dan wagos gosari dengan tebing kapur estetik di gresik. (pexels.com/Bagus Rully Muttaqien)

Setigi dan Wagos jadi salah satu destinasi paling populer di Gresik karena menawarkan pemandangan bekas tambang kapur yang disulap jadi wisata estetik. Tebing putih dengan bentuk artistik membuat tempat ini sering disebut mirip lokasi luar negeri.

Selain itu, Wagos menghadirkan suasana yang lebih hijau dengan taman dan spot santai untuk sekeluarga. Kedua tempat ini berdekatan, jadi kamu bisa eksplor sekaligus dalam satu perjalanan. Kombinasi wisata alam, edukasi, dan foto estetik bikin destinasi ini wajib masuk daftar pertama.

Lokasi: Desa Gosari, Ujungpangkah, Gresik.

Jam Operasional: 08.00 - 17.00 WIB

Tiket: Rp10 ribu - Rp30 ribu

Akses: Koridor 4, lanjut kendaraan lokal

2. Bandar Grisee dan Kampung Arab Gresik

Ilustrasi kawasan heritage bandar grisee dan kampung arab gresik bernuansa klasik. (pexels.com/Tom Fisk)

Bandar Grisee kini dikenal sebagai kawasan wisata tepi laut di pusat kota Gresik yang menawarkan suasana santai dengan sentuhan heritage. Area ini sering dimanfaatkan sebagai ruang publik untuk jalan-jalan sore, menikmati angin laut, hingga berburu kuliner kaki lima.

Tak jauh dari situ, Kampung Arab menghadirkan atmosfer budaya Timur Tengah yang unik. Kamu bisa menikmati kuliner khas, melihat arsitektur klasik, hingga merasakan suasana religi. Lokasinya yang berdekatan membuat dua tempat ini cocok dijelajahi sekaligus dalam satu perjalanan.

Lokasi: Bedilan, Kebungson, Kec. Gresik, Kabupaten Gresik

Jam Operasional: 24 jam (kuliner sore–malam)

Tiket: Gratis

Akses: Koridor 1, turun halte pusat kota

3. Bukit Jamur Bungah

Ilustrasi bukit jamur bungah dengan formasi batu kapur unik berbentuk jamur di area bekas tambang. (pexels.com/icon0 com)

Bukit Jamur Bungah dikenal karena formasi batu kapur unik yang menyerupai jamur raksasa. Lanskapnya tergolong langka dan menciptakan pemandangan eksotis yang jarang ditemui di tempat lain, sehingga menjadi daya tarik utama bagi pecinta fotografi dan wisata geologi.

Waktu terbaik berkunjung adalah pagi dan sore hari agar tidak terlalu panas, sekaligus mendapatkan pencahayaan yang ideal untuk foto. Karena masih termasuk kawasan tambang aktif, akses wisata biasanya dibatasi dan umumnya dibuka saat akhir pekan, khususnya hari minggu.

Lokasi: Desa Bungah, Kec. Bungah, Kab. Gresik.

Jam Operasional: Minggu, 06.00 - 17.00 WIB

Tiket: Rp10 ribu

Akses: Koridor 1, lanjut kendaraan lokal

4. Makam Siti Fatimah binti Maimun

Ilustrasi wisata religi makam bersejarah di gresik dengan suasana tenang dan sakral. (pexels.com/Abil Mafahim)

Makam ini dikenal sebagai salah satu situs Islam tertua di Asia Tenggara yang menyimpan jejak awal penyebaran Islam di pesisir utara Jawa. Nilai sejarahnya sangat kuat, menjadikannya destinasi penting bagi wisata religi sekaligus edukasi sejarah.

Selain itu, kawasan makam juga memiliki nilai arkeologis yang terlihat dari bentuk bangunan kuno dan batu nisan berkaligrafi khas. Suasana yang tenang dan sakral membuat tempat ini cocok untuk ziarah sekaligus refleksi diri, terutama saat momen haul yang selalu ramai dikunjungi peziarah.

Lokasi: Jl. Raya Manyar, Pesantren, Peganden, Kec. Manyar, Kabupaten Gresik

Jam Operasional: 24 jam

Tiket: Gratis (donasi sukarela)

Akses: Koridor 4, lanjut ojek

5. Wisata Muara Bengawan Solo

Ilustrasi muara bengawan solo dengan pemandangan laut dan perahu nelayan. (pexels.com/hartono subagio)

Muara Bengawan Solo menawarkan pemandangan pertemuan sungai terpanjang di Jawa dengan Laut Jawa. Panorama alamnya jadi daya tarik utama, terutama saat matahari terbenam.

Di sini kamu bisa menikmati wisata perahu, memancing, atau sekadar santai melihat aktivitas nelayan. Suasana pesisir yang masih alami memberikan pengalaman berbeda dari wisata kota. Cocok buat kamu yang ingin healing tanpa jauh dari jalur transportasi umum.

Lokasi: Area Tambak, Tambak, Kec. Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.

Jam Operasional: 06.00 - 18.00 WIB

Tiket: Rp5 ribu - Rp10 ribu

Akses: Koridor 4, lanjut kendaraan lokal

Menjelajahi Gresik sekarang jadi lebih mudah berkat Trans Jatim yang menghubungkan banyak titik penting. Dari wisata sejarah, religi, sampai alam, semuanya bisa dijangkau tanpa harus bawa kendaraan pribadi.

Tinggal atur rute, cek halte lewat aplikasi, dan kamu sudah bisa mulai perjalanan. Dari lima tempat tadi, mana yang paling ingin kamu kunjungi duluan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team