Malang, IDN Times - Kekalahan 2 gol tanpa balas dari Dewa United pada Sabtu (11/1/2025) membuat Aremania semakin meragukan kemampuan pelatih baru Arema FC, Jose Manuel Gomes da Silva alias Ze Gomes. Permainan Singo Edan juga dinilai kurang praktis dan tampak seperti tim yang baru dibentuk, padahal belum ada perubahan squad yang signifikan dari tim ini.
Ze Gomes Ngaku Belum Paham Kekuatan Tim Arema FC

1. Ze Gomes mengaku belum kenal secara detail kekuatan timnya
Ze Gomes mengakui jika dirinya belum mengenal sepenuhnya kekuatan timnya sendiri. Ia memerlukan waktu untuk memahami spesialisasi setiap pemain yang dimilikinya.
"Saya baru 4 kali memimpin latihan tim ini secara langsung. Jadi butuh lebih banyak waktu untuk mengetahui (kemampuan) pemain," terangnya saat dikonfirmasi pada Senin (13/1/2025).
Harus diakui memang Ze Gomes datang di momen yang kurang tepat, ia datang di paruh musim saat Joel Cornelli tiba-tiba dipecat Manajemen Arema FC. Gomes juga tidak bisa memilih pemain yang diinginkannya, seluruh pemain yang ada saat ini adalah squad yang disiapkan untuk Joel Cornelli sejak sebelum Piala Presiden 2024.
2. Nasib apes Ze Gomes, langsung dapat badai cedera sebelum laga perdana dimulai
Gomes tampaknya tertimpa sial, pasalnya ia memulai debut di Arema FC dengan kondisi tim compang camping. Tiga pemain pilarnya harus mengalami cedera dan 1 pemain dipinjamkan ke PSS Sleman di momen yang kurang tepat.
Dua bek yang biasa menemani Thales Lira, Choi Bo-kyung dan Syaeful Anwar, mengalami cedera yang memaksa Julian Guevara harus ditarik menjadi bek, padahal posisi aslinya adalah gelandang bertahan. Gelandang kreatif mereka, William Marcilio, juga mengalami cedera, padahal pemain ini jadi otak serangan Singo Edan selama ini. Ditambah Jayus Hariono yang resmi dipinjamkan ke PSS Sleman, padahal Singo Edan juga tengah kekurangan pemain di sektor gelandang.
3. Ze Gomes janji akan tampilkan permainan lebih baik di laga selanjutnya
Meskipun demikian, Ze Gomes janji akan memperbaiki permainan timnya untuk laga melawan Borneo FC pada Minggu (19/1/2025) di Stadion Segiri Samarinda. Ia menyoroti finishing touch timnya yang kurang tajam.
"Di sesi latihan kami akan lebih matangkan finishing touch. Kami akan lebih baik lagi di laga selanjutnya melawan Borneo," pungkasnya.