Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Arema FC dalam laga menghadapi Dewa United pada pekan pertama Liga 1 2024/2025. (instagram.com/aremafcofficial)
Arema FC dalam laga menghadapi Dewa United pada pekan pertama Liga 1 2024/2025. (instagram.com/aremafcofficial)

Arema FC dihadapkan rintangan cukup terjal pada pekan ke-16 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Mereka akan menghadapi tim asal Papua, PSBS Biak. Pertandingan ini dijadwalkan kick-off di Stadion Gelora Soepriadi, Blitar, Sabtu (21/12/2024) pukul 15.30 WIB.

Meski dihadapkan pertandingan kandang, tetapi ini menjadi pertandingan sarat ujian bagi Arema. Dikatakan demikian karena tim berjuluk Singo Edan itu sedang dalam grafik menurun di Liga 1 2024/2025. Terlebih, mereka baru saja mengumumkan perpisahan dengan kepala pelatih asal Brasil, Joel Cornelli.

Arema dalam catatan kurang maksimal jelang menjamu PSBS Biak pada pekan ke-16 Liga 1 2024/2025. Mereka tak sekali pun menang dalam 3 laga terakhir dengan statistik 2 kalah dan 1 seri. Bahkan, pada laga terbaru, Singo Edan baru tumbang 0-1 dari Persik Kediri.

Rapor tak optimal tersebut ternyata menimbulkan masalah bagi Arema. Mereka melihat capaian bersama Joel Cornelli sebagai pelatih tidak berjalan sesuai harapan. Maka tak heran Singo Edan resmi mengumumkan perpisahan dengan pelatih asal Brasil tersebut pada Kamis (19/12/2024).

"Kami dan Coach Joel telah sepakat untuk mengakhiri kerja sama. Klub telah memutuskan untuk tidak lagi menggunakan jasa Joel Cornelli sebagai pelatih. Kami mengucapkan terima kasih atas prestasi dan dedikasinya selama ini," ujar Manajer Tim Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas, seperti dikutip IDN Times pada Kamis (19/12/2024).

Sementara itu, Arema menjadikan asisten pelatih Kuncoro sebagai pelatih caretaker. Ia dipercaya untuk menduduki kursi kepelatihan yang dipimpin Joel Cornelli sebelumnya. Pergantian ini jelas menjadi ujian bagi Singo Edan. Mereka harus meracik komposisi tim lagi bersama pelatih baru ke depannya.

Arema diterpa kabar buruk lain jelang menghadapi PSBS Biak pada pekan ke-16 Liga 1 2024/2024. Mereka dipastikan kehilangan dua pilar asing, Wiliam Marcilio dan Thales Lira. Keduanya tidak bisa tampil karena cedera.

Wiliam sendiri mengalami cedera pada otot paha bagian dalam (adductor). Cedera tersebut menimpanya saat melawan Persik Kediri pada laga terakhir Liga 1, Senin (16/12/2024). Sejauh ini, Wiliam masih diragukan untuk tampil saat bersua PSBS mendatang.

Di sisi lain, Thales menderita cedera cukup parah pada bagian pinggul. Bek asal Brasil itu bahkan harus menepi hingga putaran kedua Liga 1 2024/2025. Absennya eks stopper PSS Sleman ini jelas menjadi pekerjaan rumah yang tidak mudah bagi Singo Edan.

Arema kembali memiliki problematika yang wajib dibenahi jelang menjamu PSBS Biak pada pekan ke-16 Liga 1 2024/2025. Lini belakang mereka rapuh. Terbukti, Singo Edan telah menelan 5 kebobolan dalam 3 laga terakhir.

Rapor ini terjadi bertepatan dengan absennya Thales Lira di jantung pertahanan Arema. Sebab, sejak laga terakhirnya melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (7/12/2024), wajah sang pemain selalu tidak terlihat di lapangan. Hal ini tentu menjadi persoalan baru yang rumit dalam kubu Arema.

Arema benar-benar harus memutar otak. Itu disebabkan mereka juga kehilangan bek lokal, Syaeful Anwar, imbas cedera lutut. Kini, Arema tinggal menyisakan dua pilihan kepada Bayu Aji dan Anwar Rifai untuk menjadi tandem sementara Choi Bo Kyung di lini pertahanan tim.

Sebenarnya, Arema punya opsi lain. Mereka bisa menggeser dua gelandang asing mereka, Pablo Oliveira dan Julian Guevara, untuk mengisi pos bek tengah. Akan tetapi, opsi itu kemungkinan tidak dipakai karena Pablo dan Julian lebih berpeluang ditempatkan di pos gelandang.

Apalagi, Arema baru kehilangan Wiliam Marcilio sebagai playmaker andalan. Mereka turut kehilangan Arkhan Fikri karena membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2024. Absennya dua gelandang kunci Arema itu jelas tidak memberikan ruang bagi Pablo Oliveira dan Julian Guevara untuk bermain di luar posisi asli.

Di sisi PSBS Biak sendiri, mereka sebenarnya tidak datang dengan modal mentereng jelang bersua Arema pada pekan ke-16 Liga 1 2024/2025. Ini disebabkan tren penampilan mereka juga cukup menurun. Dalam 2 laga terakhir, PSBS tanpa kemenangan dengan statistik 1 hasil kalah dan 1 hasil seri.

Meski begitu, PSBS tetap menjadi lawan kuat untuk Arema. Ini karena tim berjuluk Badai Pasifik tersebut tidak dalam grafik performa yang sangat menurun. Sebab, jika diukur dalam 6 pertandingan terakhir, PSBS mampu membukukan catatan 3 menang, 1 seri, 2 kalah. Itu jelas bukanlah rapor yang terlalu buruk.

Duel Arema FC dan PSBS Biak dipastikan berlangsung sengit dan alot pada pekan ke-16 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Selaku tuan rumah, mampukah Arema menjadi pemenang dalam pertandingan tersebut?

 

 

Editorial Team