Profil Brayan Angulo, Playmaker Asing Madura United

Madura United mengubah kedalaman skuad mereka pada putaran kedua Liga 1 Indonesia 2024/2025. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab ini melakukannya demi bangkit dari keterpurukan. Itu karena mereka masih terseok-seok di papan bawah klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 12 poin dari 18 pertandingan.
Madura United telah melepas serta mendatangkan sejumlah pemain pada paruh musim Liga 1 2024/2025. Brayan Angulo menjadi salah satu pemain yang baru didatangkan tim Laskar Sape Kerrab. Di atas rumput hijau, pemain berpaspor Kolombia ini memiliki keterampilan sebagai playmaker alias gelandang serang. Berikut profil singkat sang pemain.
1. Kenyang pengalaman di Liga Kolombia
Pemain dengan nama lengkap Brayan Edinson Angulo Mosquera ini terbilang kenyang pengalaman berkiprah di negara sendiri. Di Kolombia, Amerika Selatan, pemain kelahiran 19 Juli 1993 (31 tahun) itu sudah malang melintang bersama banyak klub. Total, ada delapan klub domestik yang pernah diperkuat Brayan Angulo, seperti CD America de Cali hingga Independiente Medellin.
Dalam kurun waktu 2012—2024, Brayan Angulo banyak menghabiskan kiprahnya di kasta tertinggi Liga Kolombia. Ia membukukan statistik 4 gol 5 assist dari 65 laga sepanjang Liga Dimayor Apertura Kolombia. Lalu, Brayan juga mencatatkan 4 gol 3 assist dari 38 laga di Liga Dimayor Finalizacion Kolombia. Rapor itu belum terhitung kiprahnya pada babak playoff kompetisi.
2. Pernah merumput di Eropa sebanyak dua kali
Sebagai catatan, Brayan Angulo pernah merantau ke negara lain di tengah kiprahnya di Kolombia sepanjang 2012—2024. Ia bahkan telah mencicipi atmosfer sepak bola di dua benua yang berbeda. Brayan Angulo sempat berkiprah di Eropa dan Afrika.
Kiprah Brayan Angulo di Eropa terjadi dalam dua periode. Ia mengawalinya dengan memperkuat Pafos FC untuk mengarungi Liga Siprus 2018/2019 (kasta tertinggi). Tak lama berselang, Brayan hijrah ke Riga FC dengan status pinjaman untuk menyongsong Liga Latvia 2019/2020 (kasta tertinggi).
Tak menemukan kesuksesan di Eropa, Brayan Angulo lantas kembali ke Kolombia untuk membela Once Caldas pada 2021. Ia juga berkarier di Brasil bersama Botafogo SC pada 2022. Menariknya lagi, Brayan setelah itu mencoba peruntungan di Sudan, Benua Afrika.
Brayan Angulo pernah menjadi bagian dari Al-Merrikh SC untuk mengarungi Liga Sudan 2022/2023. Bertahan semusim kompetisi, ia pulang ke Kolombia lagi untuk berseragam Club Boca Juniors de Cali pada awal 2024. Namun, Brayan kemudian dilepas sebelum akhirnya direkrut Madura United pada 2025.
3. Eks rekan setim bintang Madura United, Lulinha
Brayan Angulo resmi didatangkan Madura United pada 6 Januari 2025. Ia direkrut secara gratis setelah berstatus tanpa klub. Kini, kedatangan Brayan diharapkan dapat menjadi tandem bintang Madura United, Lulinha, yang sejauh ini impresif dengan 9 gol dari 16 pertandingan di Liga 1 Indonesia 2024/2025.
"Situasi ini lebih menguntungkan dan harapan saya chemistry keduanya (Brayan dan Lulinha) untuk berkombinasi di lini depan bisa lebih baik dan membuat tim ini lebih tajam," ujar Direktur Utama PT. Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina, seperti dilansir Liga Indonesia Baru.
Brayan Angulo dan Lulinha sendiri pernah bermain bersama sebelumnya. Kebersamaan mereka terjadi ketika membela Pafos FC untuk menyongsong Liga Utama Siprus 2018/2019. Harapannya, kebersamaan Brayan dan Lulinha tersebut bisa mengangkat performa Madura United makin prima di Liga 1 2024/2025.
Brayan Angulo menjadi harapan baru Madura United dalam perubahan komposisi tim sepanjang putaran kedua Liga 1 Indonesia 2024/2025. Mampukah kedatangannya membawa perubahan lebih positif untuk tim Laskar Sape Kerrab?