Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Persebaya Pesta Gol ke Gawang Semen Padang, Bernardo Tetap Kritik Tim
Persebaya saat berlaga di Semen Padang FC. Instagram @officialpersebaya.
  • Persebaya Surabaya menang telak 7-0 atas Semen Padang di Stadion H Agus Salim, dengan hattrick Bruno Paraiba dan gol dari Rivera, Arief Catur, Moreira, serta Perovic.
  • Kemenangan ini mengangkat Persebaya ke posisi empat klasemen sementara Liga 1 dengan 55 poin, sementara Semen Padang tetap di peringkat ke-17 dan sudah dipastikan degradasi.
  • Pelatih Bernardo Tavares tetap memberi kritik meski puas dengan hasil besar, menyoroti hilangnya fokus tim di akhir babak pertama dan berharap performa lebih konsisten di laga berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Persebaya Surabaya pesta gol saat bertandang ke markas Semen Padang di Stadion H Agus Salim, Jumat (15/5/2026). Bajul Ijo menang telak 7-0 dan semakin kokoh bersaing di papan atas klasemen sementara Liga 1.

Tujuh gol Persebaya dicetak Francisco Rivera menit ke-15, Arief Catur Pamungkas menit ke-18, Bruno Moreira menit ke-49, Mihailo Perovic menit ke-62, serta hattrick Bruno Paraiba pada menit ke-65 melalui penalti, menit ke-73, dan 90+3.

Kemenangan besar ini membawa Persebaya naik ke posisi empat klasemen sementara dengan koleksi 55 poin, menggeser Dewa United. Sementara itu, Semen Padang yang sudah dipastikan degradasi tetap tertahan di peringkat ke-17 dengan 20 poin.

Sejak awal pertandingan, Persebaya tampil dominan. Anak asuh Bernardo Tavares langsung mengambil inisiatif serangan dan beberapa kali mengancam lewat pergerakan Arief Catur Pamungkas yang aktif membantu lini depan.

Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-15 melalui Francisco Rivera. Pemain asal Meksiko itu sukses memanfaatkan peluang untuk membawa Persebaya unggul 1-0. Hanya berselang dua menit, Arief Catur Pamungkas menggandakan keunggulan usai menerima umpan terobosan Rivera.

Dalam kondisi tertinggal, Semen Padang sempat memperkecil skor lewat Guillermo Fernandez Hierro. Namun gol tersebut dianulir wasit Samuel Christianson karena offside. Skor 0-2 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Semen Padang mencoba bangkit dengan memasukkan Kianz Froese dan Maicon Souza. Namun upaya itu tak membuahkan hasil. Persebaya justru semakin menggila.

Bruno Moreira mencetak gol ketiga pada menit ke-49 lewat tendangan melengkung yang gagal diantisipasi kiper Semen Padang. Petaka tuan rumah bertambah setelah Ade Kristianto mendapat kartu merah pada menit ke-60.

Unggul jumlah pemain membuat Persebaya semakin leluasa menekan. Mihailo Perovic mencetak gol keempat sebelum Bruno Paraiba mencuri perhatian lewat hattrick yang dicetak dalam kurun kurang dari 30 menit. Laga pun ditutup dengan kemenangan telak 7-0 untuk Bajul Ijo.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares mengaku puas dengan kemenangan timnya, meski menilai anak asuhnya masih memiliki pekerjaan rumah. “Saya pikir kami seharusnya bisa mendapatkan hasil yang lebih besar. Namun pertandingan ini tidak mudah,” ujarnya seusai laga.

Tavares mengaku kurang puas dengan performa timnya pada 10-15 menit akhir babak pertama. Menurut dia, Persebaya kehilangan fokus setelah sempat unggul dua gol.

“Reaksi kami setelah kebobolan tidak bagus. Jika nanti melawan Persik kami menunjukkan reaksi yang sama, maka kami akan mendapat masalah,” katanya.

Pelatih asal Portugal itu juga memberikan penghormatan kepada Semen Padang yang dipastikan terdegradasi musim ini. Ia berharap klub asal Sumatera Barat tersebut segera kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Saya sangat menghormati Semen Padang. Saya berharap mereka segera kembali ke Super League dengan stadion baru dan kondisi yang lebih baik. Indonesia membutuhkan tim seperti Semen Padang di kompetisi tertinggi,” pungkasnya.

Editorial Team