Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Persebaya Fokus Benahi Set Piece Jelang Hadapi PSM
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares dalam sesi latihan Persebaya. Instagram @officialpersebaya.
  • Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan fokus tim pada perbaikan situasi bola mati jelang laga melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo.
  • Evaluasi dilakukan setelah dua kekalahan beruntun dengan lima kebobolan, empat di antaranya berasal dari set piece yang menjadi perhatian utama tim pelatih.
  • Persebaya kini berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 35 poin, disamai Persita Tangerang dan dibayangi PSIM serta Bhayangkara yang terpaut tiga angka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menegaskan timnya akan memberi perhatian khusus pada situasi bola mati atau set piece jelang laga lanjutan Super League pekan ke-23 melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (25/2/2026).

Evaluasi itu dilakukan setelah Persebaya menelan dua kekalahan beruntun, dengan total lima kali kebobolan. Empat di antaranya berasal dari situasi bola mati.

“Sekarang waktunya melihat ke depan, bersiap untuk laga berikutnya, dan kembali mencoba meraih kemenangan,” ujar Tavares.

Ia mengakui kelemahan dalam mengantisipasi set piece menjadi catatan serius tim pelatih. Meski latihan dan analisis sudah dilakukan, eksekusi di lapangan dinilai belum maksimal.

“Termasuk untuk situasi set piece, kami kebobolan empat gol dalam dua laga terakhir. Itu menjadi fokus utama yang harus kami perbaiki. Padahal kami sudah melatih dan menganalisis situasi tersebut,” tegasnya.

Menurut Tavares, detail kecil dalam sepak bola modern kerap menjadi pembeda hasil akhir. Konsentrasi, komunikasi lini belakang, serta pengawalan pemain lawan dalam situasi tendangan bebas dan sepak pojok akan menjadi perhatian dalam sesi latihan jelang pertandingan.

Saat ini Persebaya berada di peringkat kelima klasemen sementara dengan 35 poin dari 9 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 5 kekalahan. Posisi tersebut belum aman. Persita Tangerang yang berada di peringkat keenam memiliki poin sama.

Sementara PSIM Yogyakarta dan Bhayangkara Presisi Lampung FC menguntit dengan 32 poin atau hanya terpaut tiga angka.

Editorial Team