Kediri, IDN Times - Persik Kediri hanya bisa bermain imbang saat menjamu PSS Sleman di Stadion Brawijaya kemarin sore. Dalam laga yang berakhir dengan skor kacamata tersebut, skuad Macan Putih mengalami kesulitan mengembangkan permainan. Hal ini dikarenakan hujan deras turun dan membuat lapangan tergenang banjir. Arus bola juga tidak lancar karena tersendat air.
Pelatih Persik Kediri Bersyukur Masih Imbang Lawan PSS Sleman

1. Kuasai pertandingan sebelum hujan turun
Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide mengaku bersyukur atas raihan 1 poin yang didapat tim nya ini. Menurutnya bermain di bawah kondisi hujan deras sangat menyulitkan bagi kedua tim. Pemain sendiri sudah berupaya maksimal dalam pertadingan tersebut. Namun kondisi lapangan yang becek membuat strategi yang disiapkan tidak berjalan.
"Sebelum hujan kami menguasai pertandingan, namun hujan deras dan kondisi lapangan menyulitkan bagi kedua tim." ujarnya, Senin (20/1/2025).
2. Terpaksa memainkan bola panjang
Lapangan yang becek diakui Marcelo membuat strategi berantakan. Mereka terpaksa memainkan bola panjang untuk melakukan serangan. Meskipun sudah berusaha namun aliran bola sering tersendat karena genangan air di lapangan. Kondisi ini semakin parah karena mereka terpaksa bermain dengan 10 orang setelah Yusuf Meilana mendapat kartu merah di menit ke 88."Hujan turun sangat deras, ini menyulitkan kedua tim sehingga kita harus bermain dengan bola panjang." tuturnya.
3. Segera fokus persiapkan diri untuk laga selanjutnya
Tambahan 1 poin membuat posisi Persik Kediri di papan klasemen sementara turun satu peringkat. Kini Persik berada di peringkat 5 dengan raihan 31 poin. Selanjutnya mereka akan mempersiapkan diri untuk melakoni laga tandang ke markas Malut United. "Kita segera mempersiapkan diri untuk laga selanjutnya, kami akan memperbaiki hasil pertandingan ini," pungkasnya.