Pelatihan Caretaker Arema FC, Kuncoro saat konferensi pers. (Dok. Media Officer Arema FC)
Meskipun demikian, Pelatih Caretaker Arema FC, Kuncoro menampik anggapan kalau tim Singo Edan kini ketergantungan dengan striker asing mereka, Gustavo Almeida. Menurutnya kondisi timnya saat ini merupakan efek dari anjloknya moril pemain. Oleh karena itu tim pelatih menekankan agar para pemain melupakan hasil 9 pertandingan terakhir. Mereka harus memulai awal baru hari ini.
"Saya kira kita tidak terlalu Gustavo sentris. Tapi kita sejauh ini belum menemukan performa terbaik, kesulitannya karena mental kita telah anjlok, karena tim tidak pernah menang. Kalau kita kemasukan gol terlebih dulu, itu akan sulit untuk membalas. Sehingga pemain ketakutan terlebih dahulu sebelum kemasukan gol," jawabannya.
Kuncoro bahkan berujar kalau ini sebenarnya bukan penampilan terbaik Gustavo. Pasalnya, sang pemain belum menemukan tandem yang cocok. Sejauh ini, ia lebih banyak membuka peluang sendirian, belum ada umpan-umpan yang bisa memanjakan dirinya di kotak penalti lawan.
"Gustavo ini adalah pemain bagus, cuma selama ini belum ketemu tandem yang tepat. Makanya saat lawan Persija Jakarta kita pakai formasi yang berbeda, kalau kemarin 4-3-3, sekarang 4-4-2 untuk permainan Persija Jakarta," tuturnya.