Malang, IDN Times - Keinginan Pelatih Arema FC, Ze Gomes untuk bermain di Stadion Kanjuruhan harus tertahan lagi. Pasalnya PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan bahwa laga kandang Arema FC menghadapi Persebaya Surabaya dan Madura United harus digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali.
Pelatih Arema FC Pasrah Laga Melawan Persebaya di Bali

1. Pelatih Arema FC pasrah harus main di Bali, padahal sudah tidak sabar main di Kanjuruhan
Gomes menyampaikan jika ia memang berharap laga menghadapi Persebaya Surabaya dan Madura United akan digelar di Stadion Kanjuruhan di depan Aremania. Tapi ia harus kecewa karena kedua laga Derby Jawa Timur ini harus digelar di Bali.
"Jadi dua pertandingan (Madura dan Persebaya) saya mau di Kanjuruhan karena rumah kita. Tapi mungkin nggak tahu ada masalah sehingga tidak bisa, kita bermain di Bali di dua pertandingan lawan Madura dan Persebaya," terangnya.
Gomes menyampaikan ia sudah beberapa kali menggelar latihan di Stadion Kanjuruhan. Menurutnya lapangan di sana sangat bagus, fasilitas Stadion Kanjuruhan menurutnya juga cukup untuk menampung puluhan ribu Aremania.
"Kami sudah beberapa kali kita latihan di situ (Stadion Kanjuruhan). Saya senang, semoga kita cepat balik ke kandang kita, karena di sana Aremania bisa hadir, jadi lawan di situ pasti sulit kalau ada Aremania," bebernya.
2. Kalah dari Persita Tangerang, Ze Gomes langsung aliran fokus ke Madura United dan Persebaya
Di satu sisi, Ze Gomes juga mengomentari laga menghadapi Persita Tangerang pada Minggu (20/4/2025) yang berakhir dengan kemenangan Persita dengan skor 3-2. Gomes mengatakan jika timnya berhasil menguasai pertandingan di babak pertama sehingga bisa unggul 2-1 hingga turun minum. Tapi pada babak kedua Singo Edan kehilangan konsentrasi, hingga tuan rumah bisa membalikkan keadaan menjadi 3-2.
Gomes mengakui kekalahan ini membuatnya kecewa, pasalnya Arema FC punya peluang mencuri poin, tapi gagal saat memasuki menit akhir. Tidak mau terpuruk, Gomes mengalihkan fokus untuk 2 pertandingan home menghadapi Madura United dan Persebaya Surabaya.
"Jadi pemain pasti siap, karena pertandingan ini sudah lewat. Kami sudah antisipasi dan kita sudah latihan, kita siap latihan lawan Madura dan Persebaya," tegasnya.
3. Rifad Marabessy juga mulai menatap 2 laga Derby Jawa Timur
Di tempat yang sama, bek sayap Arema FC, Rifad Marabessy mengatakan jika kemenangan dan kekalahan adalah hal biasa di sepak bola. Ia mengapresiasi timnya yang sudah berjuang keras menghadapi Persita Tangerang. Tapi menurutnya mereka tidak boleh terpuruk, masih ada pertandingan lain kedepannya.
"Untuk saya Derby Jawa Timur pasti semuanya sudah siap, apalagi itu kan sebetulnya sudah pernah ketemu juga. Jadi pasti kami sudah siap," pungkasnya