Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Arema FC dalam laga menghadapi Dewa United pada pekan pertama Liga 1 2024/2025. (instagram.com/aremafcofficial)
Arema FC dalam laga menghadapi Dewa United pada pekan pertama Liga 1 2024/2025. (instagram.com/aremafcofficial)

Arema FC tampil mengejutkan di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Bagaimana tidak, hingga paruh musim kompetisi, rapor mereka melesat. Hal itu jelas bertolak belakang dengan pencapaian tim berjuluk Singo Edan tersebut yang hampir terdegradasi pada musim 2023/2024 lalu.

Arema sendiri mengakhiri putaran pertama Liga 1 2024/2025 dengan finis di zona lima besar klasemen. Lebih tepatnya, mereka bercokol di tangga ke-4 klasemen dengan koleksi 28 poin dari 8 menang, 4 seri, 5 kalah dalam total 17 pertandingan. Inilah lika-liku yang dihadapi Arema sepanjang putaran pertama Liga 1 2024/2025.

1. Sempat paceklik pada awal musim

Arema FC dalam laga melawan Madura United pada pekan ke-11 Liga 1 2024/2025. (instagram.com/aremafcofficial)

Arema FC melakoni pejuangan tidak mudah di Liga 1 2024/2025. Pada awal musim saja, mereka sempat paceklik dalam 4 pertandingan dengan 3 hasil imbang dan 1 hasil kalah. Dedik Setiawan dkk imbang saat melawan Dewa United, Persib Bandung, Bali United serta kalah dari Borneo FC Samarinda.

Lalu, setelah itu, Arema akhirnya memetik kemenangan perdana atas PSM Makassar (1-0) pada pekan ke-5 Liga 1 2024/2025. Rapor Singo Edan mulai meningkat dari sana dengan meraih kemenangan atas PSIS Semarang, Malut United, Barito Putera, Madura United, dan Persita Tangerang pada pertengahan musim. Kala itu, Arema juga sempat kalah dari PSS Sleman dan Persija Jakarta.

Menjelang akhir putaran pertama Liga 1 2024/2025, Arema kembali menunjukkan sedikit penurunan performa. Mereka hanya mengemas 2 menang, 1 imbang, 2 kalah dalam 5 pertandingan. Namun, hasil itu tetap membawa Singo Edan melesat ke zona lima besar klasemen (peringkat 4) paruh musim Liga 1.

2. Dijuluki tim jago tandang pada putaran pertama Liga 1 2024/2025

Arema FC dalam laga melawan Persija Jakarta pada pekan ke-9 Liga 1 Indonesia 2024/2025. (instagram.com/aremafcofficial)

Kini, Arema FC menjadi salah satu kesebelasan yang mendapat perhatian lebih hingga jeda kompetisi Liga 1 2024/2025. Selain keberhasilan menembus zona lima besar klasemen, itu karena mereka juga membukukan rekor menawan. Tidak heran Singo Edan dicap telah bangkit dari keterpurukan yang dialami pada musim 2023/2024 lalu.

Arema mendapat julukan apik berkat penampilan meningkat sepanjang putaran pertama Liga 1 2024/2025. Mereka dijuluki sebagai tim jago tandang karena membukukan statistik 5 menang, 2 seri, 3 kalah dalam 10 pertandingan tandang dengan konversi 17 poin. Lebih hebatnya lagi, Singo Edan menjadi kesebelasan dengan catatan gol tandang terbanyak (16 gol).

Selain itu, kehebatan Arema juga dilihat melalui statistik produktivitas gol yang tinggi. Mereka berhasil mendulang rekor 27 gol dari total 17 pertandingan sejauh ini. Hasil itu membuat Singo Edan bersaing dengan Dewa United (30 gol) dan Persib Bandung (29 gol) sebagai tim paling gacor.

3. Pergantian pelatih menjadi ujian Arema FC

Arema FC dalam laga menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-3 Liga 1 2024/2025. (instagram.com/aremafcofficial)

Hanya saja, Arema FC turut dihadapkan ujian tidak mudah menjelang putaran kedua Liga 1 2024/2025. Itu disebabkan soliditas mereka akan diuji lagi bersama pelatih baru. Singo Edan sendiri baru merekrut pelatih, Ze Gomes, pada Sabtu (4/1/2025).

Ze Gomes merupakan juru taktik berpaspor Portugal. Ia didatangkan Arema untuk menggantikan peran Joel Cornelli sebagai pelatih sebelumnya. Kini, kedatangan Ze Gomes akan menjadi ujian bagi Singo Edan saat mengarungi putaran kedua Liga 1 2024/2025.

Kedatangan Ze Gomes bisa membawa perubahan lebih baik di Arema. Akan tetapi, perubahan buruk juga tidak mustahil terjadi. Hal tersebut jelas menghadirkan perasaan khawatir bagi penggemar Arema meningat statistik penampilan tim kebanggan mereka sebenarnya tengah menanjak.

Arema FC benar-benar menunjukkan kapasitas mereka sebagai tim papan atas di klasemen paruh musim Liga 1 Indonesia 2024/2025. Mampukah tim kebanggaan Aremania tersebut tampil lebih baik pada putaran kedua kompetisi?

Editorial Team