Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Persik Kediri dalam laga menghadapi PSIS Semarang pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/psisfcofficial)
Persik Kediri dalam laga menghadapi PSIS Semarang pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/psisfcofficial)

Persik Kediri dihadapkan pertandingan penting pada pekan ke-11 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Mereka akan menjamu PSIS Semarang di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (23/11/2024) sore. Tim dengan julukan Macan Putih ini akan bertindak sebagai tuan rumah dalam pertandingan tersebut.

Persik menatap pertandingan krusial melawan PSIS. Pasalnya, mereka sedang dalam ambisi besar untuk memperbaiki rekor kandang. Catatan pertandingan kandang Macan Putih sendiri minor sejauh ini di Liga 1 2024/2025. Tidak heran Persik mendapat atensi khusus lantaran rapuh saat tampil di depan pendukung sendiri.

1. Rekor kandang Persik minor pada awal Liga 1 2024/2025

Persik Kediri dalam laga melawan Persita Tangerang pada pekan ke-5 Liga 1 2024/2025. (ligaindonesiabaru.com)

Persik Kediri dalam ambisi besar jelang menghadapi PSIS Semarang pada pekan ke-11 Liga 1 2024/2025. Mereka ingin membenahi rekor kandang yang sejauh ini anjlok. Diketahui, catatan pertandingan kandang tim Macan Putih memang buruk dengan rapor 1 menang, 1 imbang, 3 kalah.

Macan Putih hanya memenangkan laga kandang ketika membungkam Persita Tangerang (pekan 5) serta imbang kontra Malut United (pekan 3) di Liga 1 2024/2025. Sementara itu, kekalahan terjadi saat menjamu Bali United, PSBS Biak, dan terbaru Persib Bandung. Ini menjadi rapor yang wajib diperbaiki oleh Persik. Di sisi lain, pelatih Persik, Marcelo Rospide bertekad untuk memperbaiki rekor kandang tersebut saat bersua PSIS mendatang.

"Persiapan kami sejauh ini berjalan baik, ini laga yang sangat penting buat kami agar terus memperbaiki posisi di klasemen sementara. Tentu lawan yang akan kami hadapi juga punya kepentingan yang sama karena mereka juga dalam periode yang kurang baik, tetapi seluruh pemain sudah bertekad agar Persik Kediri bisa meraih kemenangan di kandang sendiri saat menjamu PSIS nantinya," tutur Marcelo Rospide dikutip situs resmi Persik Kediri.

2. Nirmenang dua laga terakhir jadi pekerjaan rumah Persik

Persik Kediri dalam laga melawan Persita Tangerang pada pekan ke-5 Liga 1 2024/2025. (instagram.com/persikfcofficial)

Persik Kediri pun dalam kondisi kurang optimal jelang menghadapi PSIS Semarang pada pekan ke-11 Liga 1 2024/2025. Mereka gagal mencatatkan kemenangan dalam dua pertandingan terakhir. Tim Macan Putih hanya mendulang statistik 1 hasil imbang dan 1 hasil kalah.

Hasil minor terjadi ketika Persik bersua Persib Bandung pada pekan ke-9 Liga 1 2024/2025. Kala itu, Macan Putih dipermalukan 0-2 saat tampil di hadapan Persikmania. Sementara itu, Persik hanya imbang 1-1 saat bertandang ke markas PSM Makassar pada laga terbaru, Senin (4/11/2024). Rapor ini juga menjadi pekerjaan rumah yang wajib dibenahi Persik saat duel kontra PSIS nanti.

3. Waspada kembalinya kekuatan penuh PSIS

PSIS Semarang dalam laga menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-8 Liga 1 Indonesia 2024/2025. (ligaindonesiabaru.com)

Di sisi lain, PSIS Semarang dalam kondisi lebih jeblok ketimbang Persik Kediri. Tim asal Jawa Tengah itu belum menang dalam 7 pertandingan dengan rapor 1 imbang dan 6 kalah. Meski demikian, catatan itu tidak menyurutkan rasa kewaspadaan Persik terhadap kekuatan yang dimiliki PSIS.

"PSIS punya pemain yang berkualitas baik lokal maupun asing, saya tau Dewangga dan David Maulana pemain yang sangat bagus, kemudian pemain asingnya juga sangat berkontribusi di dalam tim. Tetapi saya pikir kekuatan lawan bukan di sektor individual pemainnya namun bagaimana mereka bermain sebagai sebuah kesatuan, itu yang harus kami waspadai," tegas pelatih Persik, Marcelo Rospide.

Menariknya, PSIS sedikit mendapat angin segar jelang melawan Persik pada pekan ke-11 Liga 1 2024/2025. Mereka bisa tampil dengan kekuatan penuh dengan kembalinya dua pilar di barisan pertahanan, Roger Bonet dan Adi Satryo. Keduanya sempat absen dua pertandingan imbas hukuman kartu merah saat menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-8 Liga 1. Kini, kembalinya Roger dan Adi jelas menjadi ancaman bagi Persik.

4. Persik punya catatan buruk dalam lima pertemuan terakhir dari PSIS

PSIS Semarang dalam laga menghadapi Persita Tangerang pada pekan pertama Liga 1 2024/2025. (instagram.com/psisfcofficial)

Bukan hanya itu, Persik Kediri mempunyai kewaspadaan lain jelang menjamu PSIS Semarang pada pekan ke-11 Liga 1 2024/2025. Tim Macan Putih diketahui tak pernah menang dalam lima pertemuan terakhir dari PSIS. Buktinya, Persik hanya membukukan rapor 2 imbang dan 3 kalah.

Dalam dua pertemuan terbaru saja, Persik tak mampu menyaingi dominasi PSIS di Liga 1 musim 2023/2024 lalu. Tim Macan Putih imbang 1-1 pada putaran pertama kompetisi. Kemudian, mereka keok 1-2 saat sowan ke kandang PSIS pada putaran kedua. Itu pun menjadi catatan yang diwaspadai Marcelo Rospide selaku pelatih Persik.

"Musim lalu kami juga tidak berhasil meraih kemenangan dari PSIS, imbang di kandang lalu kalah saat bermain away. Jadi saya pikir posisi di klasemen sekarang tidak bisa dijadikan patokan bahwa Persik jauh lebih diunggulkan," kata Marcelo Rospide merujuk laman resmi klub.

Persik Kediri secara keseluruhan tidak diunggulkan penuh saat menjamu PSIS Semarang pada pekan ke-11 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Walau demikian, tim Macan Putih wajib berupaya menang karena status pertandingan kandang seharusnya memberikan tambahan motivasi bagi mereka.

Editorial Team