Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Lawan PSIS, Peluang Persebaya Kembali ke Jalur Kemenangan

Persebaya dalam laga menghadapi PSIS Semarang pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/officialpersebaya)
Persebaya dalam laga menghadapi PSIS Semarang pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/officialpersebaya)

Persebaya Surabaya siap berjuang melewati pertandingan pekan ke-10 Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan rapor positif. Mereka bakal menghadapi PSIS Semarang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Bentrok bertajuk dua tim era perserikatan ini dijadwalkan kick-off pada Sabtu (2/11/2024) 15.30 WIB.

Laga Persebaya versus PSIS sendiri bakal digelar di tempat netral dan tanpa penonton. Hal itu mengindikasikan kedua kesebelasan siap mengerahkan kemampuan terbaik saat bentrok di lapangan. Pertandingan tanpa suporter membuat Persebaya dan PSIS dapat lebih fokus untuk mengembangkan taktik masing-masing demi meraih kemenangan.

1. Tiga pertandingan terakhir Persebaya tanpa kemenangan

Persebaya dalam laga menghadapi PSIS Semarang pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/officialpersebaya)
Persebaya dalam laga menghadapi PSIS Semarang pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/officialpersebaya)

Persebaya Surabaya dalam kondisi tak optimal jelang menghadapi PSIS Semarang pada pekan ke-10 Liga 1 2024/2025. Mereka gagal menang dalam tiga pertandingan terakhir. Sebelumnya, tim berjuluk Bajol ini hanya imbang kontra Dewa United (pekan 7) dan PSM Makassar (pekan 9) serta kalah dari Persib Bandung (pekan 8).

Ada beberapa penyebab yang membuat performa Persebaya menurun di Liga 1 2024/2025. Salah satunya ketumpulan di lini serang mereka. Itu terbukti kala skuad Bajol Ijo baru membukukan statistik 1 gol dalam 3 pertandingan terakhir. Kini, Persebaya punya pekerjaan rumah untuk memperbaiki kualitas penyelesaian akhir mereka jelang bersua PSIS.

"Masalah kami adalah penyelesaian, masih kurang dalam penyelesaian akhir," kata pelatih Persebaya, Paul Munster usai gagal menang dari PSM Makassar pada laga terakhir Liga 1, merujuk situs resmi Liga Indonesia Baru.

Sementara itu, hasil tak optimal tadi akhirnya membuat posisi Persebaya turun di papan klasemen Liga 1 2024/2025. Mereka yang sebelumnya di puncak klasemen kini lengser ke tangga keempat dengan raihan 18 poin. Posisi Persebaya dikudeta oleh Bali United, Persib Bandung, dan Borneo FC Samarinda yang menempati zona tiga besar.

2. Hadapi PSIS di Bali, Persebaya senang

Persebaya dalam laga menghadapi PSIS Semarang pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/officialpersebaya)
Persebaya dalam laga menghadapi PSIS Semarang pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/officialpersebaya)

Persebaya Surabaya senang dengan pemilihan tempat netral dalam laga kontra PSIS Semarang pada pekan ke-10 Liga 1 2024/2025. Terlebih, tempat netral itu berada di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali. Tim Bajol Ijo merasa punya catatan positif kala harus tampil di tempat tersebut.

"Saya suka lapangannya dan atmosfernya. Kami punya rekor baik di Bali, jadi semoga tren positif ini berlanjut," tutur kepala pelatih Persebaya, Paul Munster.

Di samping itu, keuntungan lain juga memihak kepada Persebaya. Mereka seharusnya melakoni partai tandang kontra PSIS. Namun, dengan adanya informasi pelaksanaan pertandingan tanpa penonton, tim Bajol Ijo tentu berpeluang maksimal tanpa tekanan dari suporter PSIS. Ini membuka kans Persebaya untuk memetik hasil positif.

3. Persebaya lebih diunggulkan atas PSIS

Persebaya dalam laga menghadapi PSIS Semarang pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/officialpersebaya)
Persebaya dalam laga menghadapi PSIS Semarang pada putaran pertama Liga 1 2023/2024. (instagram.com/officialpersebaya)

Meski dalam kondisi tak optimal, Persebaya Surabaya tetap lebih diunggulkan atas PSIS Semarang pada pekan ke-10 Liga 1 2024/2025. Itu tak lepas dari catatan buntu yang dibukukan kubu lawan. PSIS gagal menang dalam 6 pertandingan dengan statistik 1 kali seri dan 5 kali kalah.

Bahkan, PSIS selalu tumbang dalam tiga pertandingan terakhir Liga 1 2024/2025. Mereka kalah dari Arema FC (1-2), Persija Jakarta (0-2), dan Madura United (0-2). Lebih parahnya lagi, lini penyerangan PSIS hanya mengemas satu gol sejauh itu. Hal itulah yang wajib diperbaiki PSIS saat bertemu Persebaya nanti.

4. PSIS punya rekor negatif laga kandang di Liga 1 2024/2025

PSIS Semarang dalam laga menghadapi Madura United pada pekan ke-9 Liga 1 Indonesia 2024/2025. (instagram.com/maduraunited.fc)
PSIS Semarang dalam laga menghadapi Madura United pada pekan ke-9 Liga 1 Indonesia 2024/2025. (instagram.com/maduraunited.fc)

PSIS Semarang masih dihadapkan catatan buruk lain jelang menjamu Persebaya Surabaya. Tim dengan julukan Laskar Mahesa Jenar itu minor dalam pertandingan kandang di Liga 1 2024/2025. Sejauh ini, PSIS baru mendulang 1 menang dan 3 kalah dari 4 pertandingan kandang yang dilewati.

Di samping itu, PSIS selalu kalah dalam dua pertandingan kandang terakhir Liga 1 2024/2025. Mereka keok dari Arema FC (pekan 7) dan Persija Jakarta (pekan 8) di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah. Itu menjadi catatan yang wajib dipertimbangkan PSIS. Apalagi, saat menjamu Persebaya, mereka harus memakai Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, yang notabene jauh dari wilayah Semarang.

Persebaya Surabaya diunggulkan menang meski berstus tim tamu kala menghadapi PSIS Semarang pada pekan ke-10 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Tim Bajol Ijo wajib memanfaatkan situasi tak optimal lawan demi meraih kemenangan. Mampukah Persebaya menang?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
rizkilutfi
Editorrizkilutfi
Follow Us