Malang, IDN Times - Sore ini (27/12/2024) Arema FC akan menghadapi tuan rumah Semen Padang di Stadion GOR Haji Agus Salim. Arema FC akan menghadapi mantan pelatihnya di Liga 1 Musim 2021/2022, Eduardo Almeida, yang kini melatih Kabau Sirah.
Kuncoro Dihantui Rekor Buruk saat Bertemu Pelatih Semen Padang

1. Pelatih caretaker Arema FC dihantui rekor buruk saat bertemu Eduardo Almeida
Pelatih caretaker Arema FC, Kuncoro pernah bekerjasama dengan Eduardo Almeida saat pelatih asal Portugal ini melatih Singo Edan. Saat Eduardo akhirnya didepak dan melatih Rans Nusantara FC, tercatat Kuncoro tidak pernah menang saat menghadapi Eduardo. Keduanya bersua pada 14 Agustus 2023 saat Aremq FC menjamu Rans Nusantara FC, dan hasilnya Singo Edan ditekuk dengan skor 0-1.
Kuncoro menyampaikan jika Eduardo adalah salah satu gurunya sebagai pelatih meskipun Kuncoro merasa lebih tua dari segi usia. Menurutnya, Eduardo memberikan banyak ilmu saat keduanya masih bekerja di tim Arema FC.
"Saya kira setelah dilatih Eduardo, Semen Padang terkenal dengan agresivitas. Itu yang membedakan dia dengan pelatih-pelatih lain, ada pelatih yang agresif dan ada yang lemah lembut. Ciri khas cmCoach Almeida itu agresivitas yang kita waspadai," terangnya.
Meskipun demikian, Kuncoro menegaskan ia tidak akan menyerah karena mendapat misi untuk mencuri poin di kandang lawan. Apalagi ia ingin mengakhiri tahun 2024 ini dengan kemenangan, sehingga ia bisa lebih santai saat merayakan tahun baru.
"Semen Padang kemarin di Madura bisa menang, di Kediri setelah unggul 1-0, ada kartu merah akhirnya kebalas (kalah). Ya mungkin karena faktor tidak pulang nggak terlepas dari nasib, yang menentukan Allah," jelasnya.
Kuncoro mengatakan ia lebih khawatir pada kondisi di papan klasemen Liga 1 Musim 2024/2025 yang perbedaannya tipis baik papan atas maupun papan bawah. Jadi mereka rawan tergelincir ke papan bawah kalau sampai kehilangan poin.
2. Arema FC kehilangan 2 pemain asing karena cedera
Berangkat ke Padang, Arema FC harus kehilangan 2 pemain kuncinya yaitu William Marcilio dan Choi Bo-kyung yang mengalami cedera. Selain itu pemain lokal seperti Syaeful Anwar, Casvari, Shulton Fajar, dan Daffa Fahish juga masih dalam masa pemulihan. Singo Edan membawa 22 pemain untuk menghadapi Semen Padang nanti.
"Kalau beban pasti ada, meskipun tidak seberapa besar. Saya juga pernah tahun kemarin ada 2 pertandingan jadi caretaker. Kita persiapan sama seperti tim lain, kita 2 hari ini lakukan evaluasi setelah lawan (PSBS) Biak apa kekurangan dan apa kelebihan, bagaimana nanti supaya lawan Semen Padang," jelasnya.
Ia mengakui jika memang rumor pemain asing sedikit mengganggu konsentrasi tim. Tapi ia menegaskan tidak ada perubahan pada skuad pemain asing.
3. Achmad Maulana minta rekan-rekannya tak sepelakan Semen Padang
Di tempat yang sama, bek sayap Arema FC, Achmad Maulana Syarif menyampaikan jika kini chemistry antar pemain Arema FC telah terjalin sangat baik. Jadi, ia yakin bisa menampilkan permainan yang baik saat berjumpa Semen Padang. Tapi ia meminta teman-temannya tidak meremehkan Semen Padang meskipun kini berada di zona degradasi.
"Kita sebagai pemain profesional tidak boleh meremehkan gitu, semua lawan walaupun di klasemen atas bawah sama saja tidak ada yang membedakan. Karena yang membedakan cuma motivasi di dalam lapangan," pungkasnya.