Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
𝐊𝐞𝐦𝐞𝐧𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐃𝐒 πƒπžπ©πšπ§ 𝐌𝐚𝐭𝐚! 🀩🫡 #AremaFC #Aremania #SalamSatuJiwa #BRISuper.heic (2).jpg
Pertandingan antara Persija Jakarta Vs Arema FC di JIS. (Dok. Media Officer Arema FC)

Intinya sih...

  • Kemenangan Arema FC atas Persija Jakarta harus dibayar dengan cedera 2 bek utama, Hansamu Yama dan Walisson Maia.

  • Pelatih Arema FC kagum dengan militansi ribuan Aremania yang datang jauh-jauh ke Jakarta untuk mendukung timnya.

  • Setelah pertandingan, terjadi perdebatan antara Pelatih Arema FC dengan Pelatih Persija karena tidak diberikan selamat oleh Pelatih Persija.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Malang, IDN Times - Arema FC secara mengejutkan berhasil mengalahkan Persija Jakarta di Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (8/2/2026) malam. Arema FC menang berkat 2 gol striker barunya, Gabriel Silva di menit 82 dan 90, sehingga Singo Edan menekuk Macan Kemayoran dengan skor 0-2.

1. Kemenangan Arema FC harus dibayar dengan cedera 2 bek utama

Pelatih Arema FC, Marcos Santos. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Pelatih Arema FC, Marcos Santos mengaku senang dengan kemenangan tandang ini, menurutnya kemenangan ini berkat kerja keras para pemain. Tapi kemenangan ini harus dibayar mahal dengan cederanya Hansamu Yama dan Walisson Maia, yang membuat keduanya ditarik di menit 52 dan 66.

"Tapi kita selesai pertandingan kehilangan Maia dan Hansamu yang mengalami cedera. Masih banyak lagi pertandingan di depan, sehingga kita harus lebih kerja keras agar lebih bagus kedepannya," terangnya usai pertandingan.

Marcos mengatakan belum mengetahui detail cedera apa yang dialami kedua pemainnya karena baru akan dilakukan pemeriksaan usai pulang dari Jakarta. Tapi ia berharap cedera ini tidak parah, apalagi keduanya baru bergabung dengan Arema FC di putaran kedua kompetisi.

2. Pelatih Arema FC kagum dengan militansi Aremania

Pertandingan antara Persija Jakarta Vs Arema FC di JIS. (Dok. Media Officer Arema FC)

Marcos juga mengatakan jika ia sangat kagum dengan militansi ribuan Aremania yang datang jauh-jauh ke Jakarta dengan menggunakan bus dari Malang. Menurutnya, dukungan Aremania juga membuat pemain-pemainnya termotivasi sehingga mengalahkan Persija yang merupakan salah satu tim calon juara musim ini.

"Banyak motivasi dan dukungan dari suporter sehingga para pemain jadi lebih siap. Saya ucapkan terima kasih karena Aremania datang jauh-jauh ke sini. Saya senang Aremania datang ke sini, sehingga saya senang karena kembali ke Malang dengan senang sekali," ujarnya.

Kemenangan ini sekaligus membawa Singo Edan naik ke peringkat 9 di papan klasemen Super League 2026/2026. Mereka naik 2 tingkat setengah mengoleksi 27 poin dari 20 pertandingan, hanya unggul 1 poin dari Bhayangkara FC di peringkat 10.

3. Sempat terjadi perdebatan antara Pelatih Arema FC dengan Pelatih Persija

Pelatih Arema FC, Marcos Santos. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Usai pertandingan, sempat terjadi perdebatan yang panas antara Marcos Santos dengan Pelatih Persija, MaurΓ­cio Souza. Marcos mengatakan jika MaurΓ­cio tidak respect dengan timnya karena tidak mau memberikan selamat, padahal ia tetap memberikan selamat pada Persija saat Arema kalah di Kanjuruhan sebelumnya.

"Jadi Mauricio gak mau kasih selamat ke kita, dan mau langsung masuk ke ruang ganti. Mauricio orang baik dan pelatih bagus. Tapi mungkin karena emosional setelah kalah saja. Saya selalu respect sama dia," pungkasnya.

Editorial Team