Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kecewa Kalah Lagi, Aremania Kepung Kantor Arema FC
Aremania saat melakukan aksi di depan Kantor Arema FC usai kekalahan dari Persik Kediri. (IDN Times/Istimewa)
  • Aremania melakukan aksi di depan Kantor Arema FC usai kekalahan dari Persik Kediri, menuntut perubahan dan perbaikan performa tim tanpa melakukan tindakan anarkis.
  • Manajemen Arema FC menyebut aksi berlangsung kondusif tanpa kerusakan, serta mengapresiasi Aremania yang menyampaikan aspirasi dengan tertib dan penuh tanggung jawab.
  • Pihak manajemen berjanji segera melakukan evaluasi mendalam terhadap tim sebagai respons atas tuntutan suporter yang sudah dua kali menggelar aksi protes.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Malang, IDN Times - Kekalahan yang kembali diraih Arema FC di laga Derby Jawa Timur pada Minggu (3/5/2026) dari Persik Kediri membuat Aremania gerah. Mereka akhirnya menggeruduk Kantor Arema FC yang ada di Jalan Mayjend Panjaitan Nomor 42, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Aksi ini sempat membuat akses Jalan Mayjend Panjaitan lumpuh total, sehingga polisi harus membuka rekayasa lalu lintas untuk kendaraan dari arah Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Bogor.

1. Aremania mengaku kecewa timnya tak kunjung bangkit

Aremania saat melakukan aksi di depan Kantor Arema FC usai kekalahan dari Persik Kediri. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Aremania melakukan aksi memblokir jalan dan membakar ban di depan Kantor Arema FC sejak pukul 20.00 WIB. Mereka menyampaikan kekecewaannya karena tim kesayangannya tak kunjung bangkit usai dikalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 0-4 pekan lalu, kini Singo Edan kembali ditekuk Persik Kediri dengan skor 3-2.

"Ya kita kecewa karena Arema kalah lagi. Jadi kita ke sini menuntut perubahan. Kita minta Arema berbenah lagi agar bisa kembali menang," ucap salah satu Aremania bernama Yusuf.

Tidak hanya membakar ban, Aremania juga beramai-ramai menempelkan poster berisi unek-unek mereka di kaca Arema Store. Tidak ada properti yang dirusak dalam aksi ini, Aremania juga mulai membubarkan diri sekitar pukul 22.00 WIB usai ditemui pihak Manajemen Arema FC.

2. Manajemen Arema FC mengungkapkan tidak ada kerusakan dalam aksi ini

Aremania saat melakukan aksi di depan Kantor Arema FC usai kekalahan dari Persik Kediri. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Manajer Bisnis Arema FC, Munif Bagaskara Wakid yang menemui Aremania mengungkapkan jika aksi ini berjalan kondusif, tidak ada satupun kerusakan terjadi di Kantor Arema FC. Menurutnya Aremania kini sudah dewasa, sehingga bisa menyampaikan pendapat dengan kepala dingin.

"Tapi memang ada api, tapi saya kurang tahu ya, saya datang tadi sudah clear semua. Kayaknya yang dibakar ban sih, tapi enggak apa-apalah, ya wajarlah meluapkan emosi, tidak ada perusakan apa pun kok, jadi kami masih mewajarkan," jelasnya.

Munif juga mengapresiasi Aremania yang malam ini datang untuk menyampaikan keluh kesahnya. "Tetaplah mendukung klub ini sesuai cara yang baik dan benar. Kalian berhak untuk berkeluh kesah, kalian berhak untuk marah, kami juga wajib untuk berbenah," ujarnya.

3. Manajemen Arema FC siap evaluasi tim

Aremania saat melakukan aksi di depan Kantor Arema FC usai kekalahan dari Persik Kediri. (IDN Times/Istimewa)

Lebih lanjut, Munif juga mengatakan jika Manajemen Arema FC akan mengikuti aspirasi Aremania untuk segera melakukan evaluasi tim. Apalagi Aremania sudah 2 kali melakukan aksi demo, menurutnya ini jadi alarm keras bagi manajemen untuk segera berbenah.

"Itu hak untuk mereka untuk menuntut tim ini, karena mereka juga sudah meluangkan segalanya mulai dari segi materi, moral, waktu, tenaga, semuanya jadi layaklah untuk menyuarakan apa yang mereka rasakan. Enggak apa-apa, kita dari sisi manajemen juga menyadari hal itu dan meminta maaf akan hal itu," paparnya.

Munif juga menegaskan jika Manajemen Arema FC telah beberapa kali melakukan evaluasi, termasuk usai kekalahan dari Persebaya Surabaya pekan lalu. "Tadi malam juga di locker room sudah evaluasi, besok nanti pas latihan akan evaluasi. Setiap kali kalah kita selalu evaluasi kok, kita enggak menutup mata. Tapi mungkin sekarang yang dituntut adalah evaluasinya lebih mendalam lah, ini akan kita lakukan," pungkasnya.

Editorial Team