Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260111-WA0022.jpg
Pemain Persik Kediri saat berlatih. IDN Times/istimewa

Intinya sih...

  • Polisi tak turunkan izin karena kejadian bentrok suporter di tahun 2019. Persik Kediri harus mencari venue pengganti di Stadion Joko Samudro Gresik tanpa penonton.

  • Marcos tetap optimis suporter beri dukungan meski tanpa hadir langsung ke stadion. Dukungan suporter tetap terasa meski tidak hadir secara langsung di stadion.

  • Bertekad teruskan trend positif yang diraih dalam dua laga terakhir. Pelatih meminta para pemain fokus dan waspada saat menghadapi PSIM Yogyakarta yang tengah berupaya bangkit.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kediri,IDN Times - Persik Kediri kembali menjadi tim musafir saat menjamu PSIM Yogyakarta, di pekan ke-21 Super League 2025/2026. Tidak turunnya izin dari pihak kepolisian menjadi penyebab skuad Macan Putih tak dapat memainkan laga kandang tersebut di Stadion Brawijaya. Hal ini disebabkan pernah terjadi bentrokan antara suporter Persik Kediri dengan PSIM Yogyakarta pada tahun 2019 lalu.

1. Polisi tak turunkan izin karena kejadian bentrok suporter di tahun 2019

Pemain Persik Kediri saat berlatih. IDN Times/istimewa

Ketua Panpel Persik Kediri, Tri Widodo mengatakan akan menggunakan Stadion Joko Samudro Gresik sebagai venue pertandingan tersebut. Pertandingan ini juga digelar tanpa penonton. Meski berstatus sebagai tuan rumah, suporter Persik Kediri dilarang hadir menyaksikan langsung laga tersebut.

"Polres Kediri Kota tak memberikan izin karena history yang kurang baik, sebab kedua tim sempat terlibat bentrok pada tahun 2019 lalu saat keduanya bertanding di kompetisi Liga 2 lalu. Karena pihak kepolisian Polres Kediri Kota tidak memberikan izin, jadi mau tak mau Persik Kediri harus mencari venue pengganti, dan Stadion Gelora Joko Samudro menjadi pilihan venue pengganti tersebut," ujarnya, Kamis (12/2/2026).

2. Marcos tetap optimistis suporter beri dukungan

Pemain Persik Kediri saat berlatih. IDN Times/istimewa

Sementara itu Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres menyikapi kondisi ini dengan cukup optimis. Marcos yakin suporter selalu memberikan dukungan yang terbaik meski tanpa hadir langsung ke stadion. Dukungan suporter tetap terasa meski tidak hadir secara langsung di stadion. “Ada atau tidak ada suporter, kami tahu mereka selalu mendukung dan mendoakan kami, meskipun dari balik layar televisi. Tentu Itu menjadi motivasi besar bagi kami untuk memberikan hasil terbaik kepada para fans,” tuturnya.

3. Bertekad teruskan trend positif yang diraih dalam dua laga terakhir

Pemain Persik Kediri saat berlatih. IDN Times/istimewa

Pelatih asal Spanyol itu meminta kepada para pemain agar tetap fokus dan waspada saat menghadapi PSIM Yogyakarta yang tengah berupaya bangkit setelah meraih hasil kurang maksimal pada laga sebelumnya. Mereka juga bertekad meneruskan trend positif yang telah diraih dalam dua laga terakhir. “PSIM tentu akan berusaha tampil lebih baik. Namun, kami juga akan berjuang keras untuk memenangkan pertandingan ini dan bermain sebagai satu tim,” pungkasnya.

Editorial Team