Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Ini Rapor Performa 4 Pemain Kawakan Madura United

Fachruddin Aryanto (instagram.com/maduraunited.fc)
Fachruddin Aryanto (instagram.com/maduraunited.fc)

Madura United sedikit memiliki keunikan saat mengikuti gelaran Liga 1 Indonesia 2023/2024. Ini disebabkan mereka masih mengandalkan beberapa pemain kawakan. Bahkan, komposisi pemain Laskar Sapeh Kerrab sendiri nyaris 40 persen dihuni oleh pemain yang berumur 30 tahun ke atas.

Walau demikian, Madura United tetap diuntungkan dengan keberadaan beberapa pemain kawakan tersebut. Ini karena jam terbang dari pemain berpengalaman tersebut bisa diwariskan kepada bibit-bibit yang tengah melewati masa berkembang. Oleh sebab itu, tidak ayal bila Laskar Sapeh Kerran masih mempertahankan beberapa pemainnya yang telah berumur.

Coba intip rapor performa pemain-pemain kawakan Madura United setelah melewati tuntasnya babak Reguler Series Liga 1 2023/2024!

1. Fachruddin Aryanto tetap impresif mengawal lini pertahanan Madura United meski sudah berusia 35 tahun

Fachruddin Aryanto (instagram.com/maduraunited.fc)
Fachruddin Aryanto (instagram.com/maduraunited.fc)

Fachruddin Wahyudi Aryanto menduduki urutan pertama sebagai pemain kawakan Madura United yang paling impresif pada 2023/2024. Peran pemain berusia 35 tahun ini begitu dominan di sektor belakang tim. Fachruddin adalah bek tengah yang kokoh dalam mengawal benteng pertahanan Laskar Sapeh Kerrab.

Semua asumsi tersebut bisa dibuktikan lewat statistik cimaik Fachruddin ketika berkiprah di Liga 1 2023/2024. Selama semusim penuh, keberadaannya masih diperhitungkan dengan catatan 31 penampilan (2.611 menit tampil) dan 3 kali absen. Fachruddin benar-benar menjadi tandem bek asing, Cleberson, di pos sentral belakang Laskar Sapeh Kerrab.

2. Sudah berkepala empat, Wawan Hendrawan sempat jadi kiper pilihan utama Madura United

Wawan Hendrawan (instagram.com/maduraunited.fc)
Wawan Hendrawan (instagram.com/maduraunited.fc)

Madura United memiliki dua pemain kawakan yang telah berumur 40 tahun pada 2023/2024. Salah satunya ada Wawan Hendrawan. Ia merupaka kiper berusia 41 tahun yang mengantongi jam terbang tinggi di kompetisi sepak bola Indonesia.

Menariknya, Wawan masih sanggup menunjukkan kebolehannya saat manggung di Liga 1 musim ini. Pada awal-awal kompetisi, ia sempat menjadi kiper utama Madura United dengan catatan 6 clean sheet dari 13 penampilan (1.170 menit tampil). Namun, sayang, keberadaan Wawan seakan tidak berguna lagi semenjak Madura United menggaet kiper asing, Lucas Frigeri, pada pertengahan musim ini.

3. Determinasi Slamet Nurcahyo (40 tahun) benar-benar menurun sepanjang 2023/2024

Slamet Nurcahyono (instagram.com/maduraunited.fc)
Slamet Nurcahyono (instagram.com/maduraunited.fc)

Slamet Nurcahyo menjadi pemain kedua Madura United yang telah berumur 40 tahun. Pada 2023 lalu, usianya baru saja memasuki kepala empat. Sialnya, pertambahan usia tersebut seakan-akan menjadi momok bagi sang pemain lantaran mengalami penurunan grafik performa yang jeblok sepanjang 2023/2024.

Terbukti, Slamet Nurcahyo tidak bisa berbuat banyak saat berkiprah di Liga 1 2023/2024. Sebagai gelandang, ia hanya membukukan 8 penampilan dengan 75 menit bermain serta lebih sering menghabiskan waktu di bangku cadangan. Keberadaan Slamet musim ini meredup setelah Madura United mempunyai sejumlah gelandang berkualitas, macam Hugo Gomes dan Francisco Rivera.

4. Guntur Ariyadi (37 tahun) masih berkontribusi 339 menit tampil untuk Madura United di Liga 1

Guntur Ariyadi (instagram.com/maduraunited.fc)
Guntur Ariyadi (instagram.com/maduraunited.fc)

Guntur Ariyadi menempati urutan terakhir. Di atas lapangan, pria kelahiran 16 Maret 1987 (37 tahun) ini dikenal ulung bermain di sektor pertahanan. Dirinya merupakan pemain yang serbabisa karena sanggup berperan sebagai bek tengah, bek kanan, hingga gelandang bertahan.

Akan tetapi, nahas, Guntur Ariyadi tetap gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya ketika mengarungi Liga 1 2023/2024. Ini terbukti seusai ia hanya menyumbang 339 menit tampil dalam 10 penampilan untuk Madura United. Selebihnya, Guntur lebih sering duduk di bench.

Grafik penampilan keempat pemain di atas masih berkesempatan bertambah lantaran Madura United akan melanjutkan persaingan pada babak Championship Series Liga 1 Indonesia pada pertengahan Mei 2024. Ini jelas menjadi peluang bagi mereka untuk menyabet prestasi sebelum akhirnya gantung sepatu.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
rizkilutfi
Editorrizkilutfi
Follow Us