Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Geril Kapoh (instagram.com/persikfcofficial)
Geril Kapoh (instagram.com/persikfcofficial)

Persik Kediri terus bersolek jelang menyambut musim baru Liga 1 Indonesia 2024/2025. Mereka memperkuat armada dengan mendatangkan pemain-pemain anyar. Salah satunya Geril Kapoh, rekrutan kiper yang dipinang dari klub Liga 2, Sulut United.

Sebenarnya, nama Geril Kapoh tidak terdengar asing di telinga penggemar Tim Macan Putih. Ini disebabkan pria setinggi 183 sentimeter tersebut sempat menjadi kiper pinjaman Persik ketika mengarungi Liga 1 2022/2023. Namun, berkat talenta besarnya, tim kebanggan Persikmania ini telah merekrut Geril secara permanen pada 2024.

1. Kiper asal Tomohon, Sulawesi

Geril Kapoh (instagram.com/persikfcofficial)

Geril Kapoh merupakan kiper yang lahir di Tomohon, Sulawesi Utara. Ia tumbuh besar dengan menjadi bagian dari beberapa klub amatir di tanah kelahiran sendiri. Pemain berusia 22 tahun ini pernah merintis karier bersama tim junior dan senior PSKT Tomohon, PS Mangun U-17, hingga Persitaro.

Geril Kapoh kemudian memperkuat Sulut United pada 2020. Bertahan selama 1 tahun lebih, ia memutuskan untuk bergeser ke Belitong FC dengan skema peminjaman pada akhir 2021. Durasi kontrak sang kiper bersama klub asal Bangka Belitung itu pun berlangsung sampai awal 2022. Lalu, ia kembali berkostum Sulut United hingga 2023.

2. Sempat mengikuti TC Timnas Indonesia U-22 pada 2023

Geril Kapoh (instagram.com/persikfcofficial)

Geril Kapoh dikenal sebagai pemain muda yang bertalenta besar. Buktinya, ia sempat dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) bersama Timnas Indonesia U-22 pada 2023. Kala itu, dirinya dipercaya Indra Sjafri untuk persiapan SEA Games 2023.

Namun, sayangnya, Geril Kapoh gagal lolos dari ajang seleksi untuk penggawa Indonesia U-22 tersebut. Ia pun gagal mengenakan seragam Garuda untuk pertama kali dalam kariernya. Meski demikian, hal ini sudah menjadi bukti jika Geril merupakan kiper yang dianugerahi talenta menonjol.

3. Menjadi kiper pinjaman Persik di Liga 1 2022/2023

Geril Kapoh (instagram.com/persikfcofficial)

Siapa sangka, Geril Kapoh ternyata pernah menjadi bagian dari Persik Kediri sebelumnya. Hal itu memang benar. Dirinya pernah memperkuat Tim Macan Putih dengan status pinjaman di Liga 1 Indonesia 2022/2023.

Hanya saja, Geril Kapoh tidak sanggup mempertontonkan keahlian terbaiknya selama di Persik. Ini terbukti setelah ia belum pernah mendapat kesempatan debut di Liga 1 2022/2023. Geril kala itu masih kalah bersaing dengan beberapa kiper unggulan Macan Putih, seperti Adi Satryo, Dikri Yusron, dan Kurniawan Kartika Ajie.

Di satu sisi, Geril Kapoh hanya menghabiskan kiprahnya selama 1 musim di Persik. Ia selanjutnya kembali memperkuat Sulut United untuk mengarungi Liga 2 2023/2024. Menariknya, di klub tanah kelahirannya itu, Geril cukup diandalkan dengan statistik 720 menit tampil dalam 8 penampilan.

4. Direkrut secara permanen oleh Persik pada 2024

Geril Kapoh (instagram.com/persikfcofficial)

Persik Kediri rupanya masih menaruh harapan kepada Geril Kapoh meski telah berpisah. Ini terjadi karena mereka kembali kepincut serta memutuskan untuk memboyong sang kiper pada 2024. Tim Macan Putih kali ini merekrutnya secara permanen dari Sulut United.

Perekrutan tersebut sekaligus menjadi kans kedua Geril Kapoh untuk debut bersama Persik di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Sang kiper harus menampilkan progres secara konsisten jika hendak mewujudkan harapan itu. Di satu sisi, Geril mempunyai pesaing berat pula usai Persik mendatangkan kiper asing bernama Leonardo Navacchio pada 2024.

Demikian ulasan empat fakta menarik Geril Kapoh sebagai rekrutan kiper Persik Kediri pada 2024. Apakah ia mampu mencatat penampilan pertamanya untuk Tim Macan Putih pada musim baru Liga 1 Indonesia 2024/2025?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team