Surabaya, IDN Times - Persebaya Surabaya gagal mengamankan tiga poin di kandangnya, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) saat menjamu PSM Makassar, Rabu (23/10/2024). Hasil imbang 1-1 membuat Pelatih Paul Munster kecewa karena timnya masih punya masalah di penyelesaian akhir.
"Masalah kami adalah finishing,” ujarnya usai pertandingan.
Dalam laga pekan kesembilan di kandang tersebut, ia mengakui bahwa anak asuhya tampil kurang memuaskan di babak pertama. Beranjak ke babak kedua, ia mengatakan bahwa Bruno Moreira dan kawan-kawan tampil lebih bagus. Mampu bermain lebih agresif dan membahayakan gawang PSM.
"Di babak kedua kita bekerja lebih keras dan bermain cukup bagus," katanya.
Hasil ini juga membuat Bajul Ijo--julukan Persebaya- gagal mempersembahkan kemenangan kepada sang legenda, Rudy William Keltjes yang pada hari itu berpulang, meninggal dunia. Para pemain tampak memakai pita hitam di lengan selama pertandingan, sebagai tanda berduka.
"Kamu bisa melihat kita pakai ban. Saya ingin mempersembahkan kemenangan ini untuk dia (Rudy) tapi hari ini jelas cukup sedih. Kita berharap menang dan dia hadir di tengah-tengah kita. Saya berharap dia beristirahat dengan tenang," ungkapnya.
Sementara itu, full back kiri Persebaya Ardi Idrus tidak bisa menyembunyikan kekecewaan seusai menelan hasil imbang di kandang. “Kami semua pemain kecewa dengan hasil ini, kita ingin menang tetapi hasil akhir berkata lain. Kita punya waktu untuk bangkit,” pungkasnya.