Surabaya, IDN Times - Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 membantai Filipina dengan perolehan 6-0 dalam pertandingan Piala AFF U-19 2024, Rabu (17/7/2024) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri menyebut rencana permainan yang telah dibuat belum konsisten dijalankan para pemain.
Indra mengatakan, bersyukur pertandingan pertama telah dilalui dengan baik dan sesuai rencana. Ia yakin, pertandingan berikutnya anak didiknya akan bermain lebih baik lagi.
"Pertandingan pertama kita lewati dengan baik, seperti yang kami rencanakan. Biasanya pertandingan pertama ada sakralnya, ketika pertandingan pertama dilalui dengan baik maka berikutnya baik," ujar Indra usai pertandingan.
Meski hasilnya sangat memuaskan, Indra menyebut game plan atau rencana pemainan yang telah dia buat belum konsisten dijalankan pa pemain. Rencana permainan yang telah ia buat terkadang terlihat dan terkadang tak terlihat.
"Iya, belum konsisten, jadi game plan yang kita rencanakan, filosofi yang kita bangun di tim ini, enggak konsisten. Kadang-kadang kelihatan, kadang-kadang enggak. Makanya saya pikir memang pemain usia muda perlu waktu dan perlu kesabaran," ungkap Indra.
Menurut Indra, anak didiknya itu di babak awal bermain dengan sangat agresif dengan mengambil tekanan di lini mereka. Namun, karena pada menit 15 permainan Filipina tidak rapi, akhirnya skuad Garuda bisa membuat skema-skema gol.
"Tapi babak pertama mungkin karena mereka masih baru dan saya pikir Filipina di babak mulai menit 20 atau 15, itu sudah mulai secera organisasi permainan mereka mulai gak rapi dan menahan kita, ya Alhamdulillah mereka bisa membuat skema-skema gol yang saya pikir cukup memuaskan," kata dia.
Pertandingan kali ini dijadikannya untuk mencari komposisi terbaik melawan Kamboja. Komposisi itu juga akan menjadi tim di babak selanjutnya.
"Besok kita lawan Kamboja tanggal 20. Saya akan pastikan akan ada rotasi di beberapa pemain untuk nanti kita di babak selanjutnya tahu siapa sih dari komposisi yang ada, dari 23 pemain yang ada siapa sih yang terbaik," tuturnya.
Meski malam ini skuad garuda bermain dengan sangat baik, ia tengah mempersiapkan anak didiknya agar siap bermain lebih baik lagi saat melawan Kamboja nanti. Sebab, Kamboja bukan lawan yang bisa dianggap remeh.
"Ini yang saya pikir harus diwaspadai, sepak bola itu kan sangat dinamis sekali. Dan saya setuju Kamboja jangan dianggap remeh dan saya selalu tekankan kepada semua pemain dan kita harus menjaga grup ini, karena yang naik ini kan cuma satu yang lolos yang nanti juaranya. Satu kali aja lengah kita berbahaya juga buat kita," pungkas dia.