Surabaya, IDN Times - Persebaya Surabaya langsung bergerak melakukan evaluasi usai gagal meraih kemenangan saat menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan, Sabtu (9/5/2026) malam. Hasil imbang tersebut menjadi perhatian serius Bajul Ijo jelang laga tandang kontra Semen Padang FC pada Jumat (15/5/2026).
Gelandang muda Persebaya, Mochamad Ichsan Baihaqi mengatakan timnya sebenarnya datang ke Solo dengan target membawa pulang tiga poin. Namun rapatnya pertahanan Persis membuat sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol.
"Sebenarnya belum cukup memuaskan bagi kami karena sejak awal datang ke sini target kami adalah membawa pulang tiga poin,” ujarnya usai pertandingan.
Ichsan menyebut pertandingan berjalan cukup ketat karena kedua tim sama-sama memiliki peluang berbahaya. Meski gagal menang, ia tetap mensyukuri tambahan satu poin yang didapat Persebaya di kandang lawan.
"Kami memiliki beberapa peluang, begitu juga lawan yang sempat menciptakan kesempatan berbahaya. Kami tetap bersyukur bisa membawa pulang satu poin penting dari pertandingan ini,” katanya.
Usai laga kontra Persis, skuad Persebaya langsung menggelar evaluasi bersama pelatih Bernardo Tavares. Evaluasi tersebut difokuskan pada sejumlah kekurangan yang masih terlihat selama pertandingan berlangsung.
"Ke depan, kami memperbaiki kekurangan dan bekerja lebih keras lagi agar mendapatkan hasil yang lebih baik di pertandingan berikutnya,” tegas pemain jebolan klub internal PS AL tersebut.
Laga melawan Semen Padang menjadi krusial bagi Persebaya dalam menjaga peluang finis di papan atas klasemen Super League 2025/2026. Bajul Ijo kini hanya menyisakan dua pertandingan hingga akhir musim.
Meski Semen Padang sudah dipastikan terdegradasi ke Liga 2, Persebaya diprediksi tetap menghadapi perlawanan sengit saat bertandang ke Stadion Haji Agus Salim.
Tim tuan rumah disebut berpotensi tampil tanpa tekanan, sementara Persebaya wajib meraih poin penuh demi menjaga posisi di klasemen akhir musim.
