Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Arema FC Terbang ke Lampung dengan Segudang Masalah
Pelatih Arema FC, Marcos Santos (kanan) dan Gabriel Silva (kiri). (Dok. Media Officer Arema FC)
  • Arema FC terbang ke Lampung menghadapi Bhayangkara FC setelah dua kekalahan beruntun, dengan kondisi sulit karena dua bek andalan Luiz Gustavo dan Walisson Maia cedera hingga akhir musim.
  • Pelatih Marcos Santos menyoroti jadwal padat yang hanya memberi waktu istirahat dua hari bagi timnya, sementara Bhayangkara FC memiliki jeda seminggu penuh sebelum laga.
  • Meski kelelahan, striker Gabriel Silva menegaskan Arema tetap siap tampil maksimal dan bertekad mencuri poin penting sebelum jeda kompetisi berlangsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Malang, IDN Times - Arema FC terbang ke Lampung untuk menghadapi Bhayangkara FC pada Selasa (10/3/2026) di Stadion Sumpah Pemuda. Arema FC menghadapi The Guardian usai menelan kekalahan 2 kali beruntun.

1. Pelatih Arema FC sesalkan 2 bek yang cedera hingga akhir musim

Bek Arema FC, Walisson Maia. (Dok. Media Officer Arema FC)

Arema FC memulai putaran kedua ini dengan nasib sial. Bagaimana tidak, 2 bek mereka, yaitu Luiz Gustavo dan Walisson Maia harus mengakhiri musim lebih dulu akibat cedera parah. Kondisi ini membuat juru taktik Singo Edan harus memutar otak lebih keras agar mengatasi krisis bek di timnya.

"Persiapan kami cukup bagus, tapi karena Luiz Gustavo dan Walisson Maia cedera parah sehingga sulit pertandingan selanjutnya. Tapi kita datang ke sini semoga bisa bermain bagus dan bawa poin," terang Pelatih Arema FC, Marcos Santos pada Senin (9/3/2026).

Meskipun demikian, Marcos sedikit lega karena rekrutan mereka di lini depan membuahkan hasil seperti Gabriel Silva dan Joel Vinicius. "Putaran kedua kita punya pemain dengan kualitas bagus, pemain depan sudah kasih 10 gol. Jadi skema taktik sudah luar biasa, sehingga Arema sudah siap," jelasnya.

2. Arema FC hanya diberi istirahat 2 hari sebelum menghadapi Bhayangkara FC

Suasana pertandingan antara Bali United (putih) dan Arema FC (biru). (Instagram.com/baliunitedfc)

Selain itu, Marcos juga mengeluhkan jeda pertandingan yang hanya 3 hari, itupun 1 harinya dipakai untuk terbang dari Malang ke Lampung. Hal ini menyebabkan tim Arema FC hanya diberikan jatah istirahat sebanyak 2 hari saja. Sementara Bhayangkara FC memiliki jeda pertandingan seminggu penuh.

"Sulit ya, karena istirahat cuma 2 hari, sehingga datang ke sini sudah capek. Tapi Arema memiliki motivasi yang bagus, sudah banyak istirahat, sehingga untuk besok sudah siap," tegasnya.

3. Meski jatah istirahat sangat singkat, Gabriel Silva siap acak-acak pertahanan Bhayangkara FC

Pelatih Arema FC, Marcos Santos (kanan) dan Gabriel Silva (kiri). (Dok. Media Officer Arema FC)

Sementara itu, striker Arema FC, Gabriel Silva mengakui jatah istirahat Singo Edan terlalu singkat sehingga para pemain belum pulih 100 persen dari laga sebelumnya. Meskipun demikian, menurutnya tidak ada alasan untuk tampil kendor menghadapi tuan rumah, ia ingin Arema FC mencuri poin sebelum jeda kompetisi.

"Waktu persiapan kami cukup sedikit karena jarak pertandingan sebelumnya cukup dekat. Tapi kita harus siap, kita sebelumnya punya masalah saat babak pertama, tapi sekarang 2 babak harus siap," pungkasnya.

Editorial Team