Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Penampakan Stadion Soepriadi Kota Blitar. (Dok. Humas Pemkot Blitar)
Penampakan Stadion Soepriadi Kota Blitar. (Dok. Humas Pemkot Blitar)

Malang, IDN Times - Arema FC memastikan akan menggunakan Stadion Soepriadi pada putaran pertama Liga 1 Musim 2024/2025. Telah terjadi kesepakatan antara Manajemen Arema FC dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar dan Assosiasi PSSI Kota Blitar. Ini jadi kabar baik untuk Aremania yang ingin segera menonton tim kesayangan di Jawa Timur.

1. Manajemen Arema FC pastikan Singo Edan berkandang di Blitar, pertandingan pertama pada 12 September 2024

Pertandingan Liga 1 yang mempertemukan Arema FC melawan Borneo FC. (Dok. Media Officer Arema FC)

Manajer Bisnis Arema FC, Munif Bagaskara mengkonfirmasi kabar Singo Edan telah mendapatkan ijin untuk menggunakan Stadion Soepriadi Blitar sebagai homebase. Arema FC tidak sendirian, Deltras Sidoarjo dan RANS Nusantara juga akan gunakan stadion ini untuk Liga 2.

"Dalam waktu dekat kita sering visit ke sana (Stadion Soepriadi), karena kita perlu pengembangan sedikit di Stadion Soepriadi. Mulai dari aksesnya kita perhatikan, tempat parkirnya seperti apa, propernya seperti apa. Bareng teman-teman presidium (Aremania), karena kita tektokannya bersama teman-teman presidium. Lebih struktural saja niatnya," terangnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (27/7/2024).

Pertandingan pertama mereka akan diselenggarakan pada 12 September 2024 melawan Dewa United. Jumlah penonton juga dibatasi hanya 75 persen dari kapasitas stadion atau sekitar 12 ribu penonton, dan tanpa kuota untuk suporter tamu.

2. Arema FC girang, bisnis akan pulih kembali saat berkandang di Jawa Timur

Pertandingan Liga 1 yang mempertemukan Arema FC melawan Borneo FC. (Dok. Media Officer Arema FC)

Munif mengatakan jika kabar ini sangat ditunggu-tunggu manajemen Arema FC, pasalnya kegiatan bisnis mereka akan berjalan normal kembali jika berkandang di Blitar. Oleh karena itu, mereka akan memindahkan beberapa fasilitas penunjang bisnis ke Stadion Soepriadi, sebelum kembali lagi ke Stadion Kanjuruhan sekitar bulan November 2024.

"Saya pribadi dengan tim bisnis sudah mulai perhitungan, cuma kan yang jadi pertanyaan selama ini adalah Arema berhomebase di mana, tapi sekarang sudah ada jawaban di Blitar. Semoga brand sudah mulai percaya, sebenarnya untuk mengcounter itu semua adalah minta tolong teman-teman Aremania bisa datang, kita buat aktivitas di sana bisnis bisa jalan, uang pasti masuk ke klub," jelasnya.

Ia berharap Aremania kembali memadati stadion saat Arema FC bermain. Sehingga para sponsor percaya dan mau bekerjasama dengan Singo Edan.

3. Arema FC telah berkoordinasi dengan Presidium Aremania agar Aremania datang ke Blitar dengan santun

Arema FC saat merayakan kemenangan dari PSM Makassar. (Dok. Media Officer Arema FC)

Lebih lanjut, Munif menegaskan jika manajemen tidak tutup mata dengan trauma warga Blitar pada bentrokan antar suporter. Oleh karena itu, mereka telah berkoordinasi dengan Presidium Aremania agar Aremania datang ke Blitar dengan tertib dan santun.

"Kayaknya cuma 6 match (di Blitar) atau setengah musim, dan itu kita benar-benarnya tektokkannya sama Presidium Aremania. Kita manfaatkan sistem yang baik dan benar. Ketika sudah ada sistemnya ya kita akan manfaatkan, Aremania juga melakukan membership, hal itu jauh lebih memudahkan karena dengan ada membership semua suporter terdata. Dan yang join membership itu sudah dapat asuransi," pungkasnya.

Editorial Team