Malang, IDN Times - Arema FC sudah 2 musim menjadi tim musafir sejak kejadian Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022. Stadion Kanjuruhan dianggap tidak layak menggelar pertandingan sekelas Liga 1, sehingga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan renovasi pada stadion ini.
Terusir dari Kanjuruhan, mereka juga tidak bisa menggunakan Stadion Gajayana karena juga tidak memenuhi standar FIFA. Akhirnya mereka memutuskan untuk terbang ke Bali untuk menjadikan Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar sebagai homebase.