Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemasangan kembali logo Arema FC di Kandang Singa oleh Aremania. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Pemasangan kembali logo Arema FC di Kandang Singa oleh Aremania. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Malang, IDN Times - Setelah tahun lalu gagal lolos club licensing PSSI dan AFC untuk tahun 2023/2024, Arema FC akhirnya berhasil lolos pada tahun ini atau tahun 2024/2025. Keberhasilan ini memastikan Arema FC tetap berstatus sebagai klub profesional yang diumumkan PT LIB pada 6 Mei 2025.

1. Manajemen Arema FC girang kembali lolos setelah tahun lalu dinyatakan gagal

General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

General Manager (GM) Arema FC, Yusrinal Fitriandi menyampaikan kalau ia sangat bersyukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam memenuhi persyaratan club licensing. Menurutnya, club licensing ini sangat penting untuk menegaskan bahwa Arema FC adalah klub profesional.

"Alhamdulillah, Arema FC kembali berhasil melewati tahapan penting ini. Setelah tahun lalu tidak lolos. Ini adalah buah dari kerja keras dan evaluasi seluruh elemen," terangnya saat dikonfirmasi pada Kamis (8/5/2025).

Dengan lolosnya club licensing 2024/2025, Yusrinal mengungkapkan bahwa Arema FC semakin memantapkan langkahnya dalam menyongsong musim kompetisi mendatang dengan semangat baru dan tekad untuk meraih prestasi yang lebih baik.

2. Meskipun lolos, Arema FC mendapatkan beberapa catatan

Kiper Arema FC, Lucas Frigeri. (Dok. Media Officer Arema FC)

Yusrinal melanjutkan jika dalam proses club licensing kali ini, Arema FC mendapatkan beberapa catatan yang perlu menjadi perhatian dan perbaikan di masa depan. Salah satu poin krusial yang disoroti adalah persyaratan lisensi kepelatihan. Arema FC mencatat bahwa untuk posisi pelatih kiper, lisensi A menjadi keharusan, sekaligus lisensi GK Level 3 juga menjadi persyaratan penting yang disyaratkan AFC. 

"Kami menyadari adanya kekurangan pada aspek lisensi kepelatihan. Saat ini, di Indonesia, baru terdapat satu nama yang memiliki lisensi GK Level 3, yaitu Kurnia Sandi. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami kedepannya," ujarnya.

Meskipun demikian, Yusrinal berkomitmen untuk terus mempertahankan standar yang telah dicapai dan berupaya meningkatkan kualitas di segala aspek. Termasuk pemenuhan lisensi kepelatihan yang dipersyaratkan.

3. Arema FC bertekad tingkatan 5 aspek yang jadi penilaian club licensing

Pemasangan kembali logo Arema FC di Kandang Singa oleh Aremania. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Lebih lanjut, Yusrinal menegaskan kalau Arema FC akan membentuk divisi khusus yang bertugas untuk memonitor sekaligus mengevaluasi 5 aspek penilaian dalam club licensing secara berkelanjutan. Kelima aspek tersebut meliputi sporting atau pembinaan usia muda, infrastruktur, personel dan administrasi, legal, serta finansial.

"Pembentukan divisi khusus ini adalah langkah proaktif kami untuk memastikan Arema FC tidak hanya lolos club licensing setiap tahunnya, tetapi juga terus berkembang menjadi klub yang profesional dan berdaya saing tinggi," pungkas.

Editorial Team