Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Arema FC Gulung PSM Makassar 3 Gol Tanpa Balas
Selebrasi Dalberto usai mencetak gol ke gawang PSM Makassar. (Dok. Media Officer Arema FC)
  • Arema FC mengakhiri dua kekalahan beruntun dengan kemenangan 3-0 atas PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan, lewat gol Dalberto Luan Bello, Joel Vinicius, dan Gabriel Silva.
  • Pelatih Marcos Santos lega karena tiga strikernya mencetak gol dan menilai skema lima bek membuat pertahanan Arema lebih solid meski banyak pemain cedera.
  • Bek Julian Guevara menyebut formasi baru Arema lebih fleksibel, bisa berubah dari 5-4-1 ke 4-3-3, serta menilai dukungan Aremania jadi faktor penting kemenangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Malang, IDN Times - Arema FC akhirnya mengakhiri 2 kekalahan beruntun usai membekuk PSM Makassar dengan 3 gol tanpa balas di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (9/5/2026). Tiga gol Singo Edan dicetak oleh Dalberto Luan Bello, Joel Vinicius, dan Gabriel Silva.

1. Pelatih Arema FC lega bisa mengakhiri 2 kekalahan beruntun

Pelatih Arema FC, Marcos Santos. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Pelatih Arema FC, Marcos Santos mengungkapkan jika 2 kekalahan yang mereka dapatkan sebelumnya memberikan beban yang luar biasa untuk tim. Oleh karena itu, para pemain telah membuat janji untuk mengalahkan PSM Makassar sebagai pelampiasan.

"Tahun ini sulit bagi kami karena banyak pemain yang cedera. Gustavo (Luiz) harus operasi, (Walisson) Maia setelah datang langsung cedera dan absen, Pablo (Oliveira) juga cedera harus operasi, (Achmad) Maulana juga cedera ACL harus operasi. Terus kuncoro meninggal, itu sulit buat kami," terangnya usai pertandingan.

Dalam pertandingan hari ini, Marcos senang karena 3 striker yang ia pasang bisa mencetak gol semua, ia berharap tren ini akan berlanjut. "Sampai liga selesai semoga kami mendapatkan 3 poin," ujarnya.

2. Arema FC kian nyaman memasang 5 bek

Laga Arema FC menghadapi PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan. (Dok. Media Officer Arema FC)

Dalam laga ini, Marcos memang menginstruksikan anak-anak asuhannya untuk segera mencetak gol di menit awal, hasilnya Dalberto bisa menciptakan gol di menit 10 lewat titik putih. Di babak kedua, Arema FC kian menguasai pertandingan karena PSM Makassar bermain terbuka karena dituntut membuat gol balasan, sehingga Joel dan Gabriel bisa leluasa mencetak gol.

Tapi yang jadi perhatian adalah pertahanan Singo Edan yang diisi 5 bek sekaligus yaitu Hansamu Yama, Matheus Blade, Julian Guevara, Johan Ahmad Farisi, dan Rio Fahmi. Ditambah penampilan Lucas Frigeri di bawah mistar gawang membuat lini depan Juku Eja semakin frustasi.

"Banyak pemain belakang cedera, sehingga kami mengubah skema dengan cepat tapi mereka sudah tahu apa yang saya mau. Kemudian beberapa serang PSM mengganggu pertahanan kami, tapi pemain bisa bangkit," jelasnya.

3. Julian Guevara sebut formasi Singo Edan kini lebih fleksibel

Bek Arema FC, Julian Guevara. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Sementara itu, Bek Arema FC, Julian Guevara mengakui PSM Makassar adalah lawan yang sulit karena mereka bermain sore ini untuk lepas dari zona degradasi. Tapi mereka bisa menang berkat dukungan dari Aremania. Selain itu, ia merasa jika formasi baru Singo Edan lebih fleksibel kali ini, karena dari formasi 5-4-1 bisa diubah dengan cepat ke 4-3-3 di tengah peetandingan.

"Kami punya pemain kami berkualitas jadi bisa langsung mengerti soal strategis ini. Selain itu musim ini saya bermain lebih banyak sebagai center bek sehingga kontribusinya nanyak ke bertahan, sesuai permintaan coach dan kebutuhan tim," pungkasnya.

Dengan hasil ini, Arema FC berhasil naik 1 tingkat di papan klasemen Super League 2025/2026, mereka bertengger di peringkat 10 dengan koleksi 42 poin dari 32 pertandingan. Sementara PSM tertahan di peringkat 13 dengan koleksi 34 poin dari 32 laga, rawan digusur Madura United yang hanya berjarak 2 poin dan masih menyimpan 1 laga yang belum digelar.

Editorial Team