Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi. (Dok. Media Officer Arema FC)
General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi. (Dok. Media Officer Arema FC)

Malang, IDN Times - Renovasi Stadion Kanjuruhan direncanakan selesai tahun ini. Namun, tampaknya penyelesaian stadion ini tidak akan sesuai dengan jadwal pembukaan Liga 1 Musim 2023/2024. Alhasil, Arema FC diprediksi harus menjalani kembali nasib sebagai tim musafir pada 2 bulan awal kompetisi.

Namun, Arema FC tidak ingin lagi menjalani laga kandang di lokasi yang jauh seperti saat di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali. Arema FC dikabarkan memprioritaskan Jawa Timur sebagai homebase sementara.

1. Arema FC prioritaskan berkandang sementara di Blitar

Penampakan Stadion Soepriadi Kota Blitar. (Dok. Humas Pemkot Blitar)

General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi mengatakan jika musim depan mereka akan memprioritaskan Jawa Timur sebagai homebase. Pasalnya berkandang di Bali membuat waktu recovery mereka terpangkas, sehingga pemain memiliki masalah pada kebugaran tubuh.

"Kami sudah melakukan assesment stadion mana saja yang bisa kami gunakan di Jawa Timur. Kami sendiri memiliki rencana bermain di Blitar," terangnya saat dikonfirmasi pada Rabu (15/5/2024).

Arema FC sendiri sebenarnya sudah digadang-gadang akan menggunakan Stadion Soepriadi Blitar sejak pertengahan musim lalu. Tapi, rencana ini batal sehingga mereka tetap berkandang di Bali sampai akhir kompetisi.

2. Stadion Soepriadi bukan satu-satunya opsi

Laga Arema FC melawan Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Senin (26/2/2024). (Dok. Media Officer Arema FC)

Yusrinal mengatakan jika saat ini tim dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) masih melakukan penilaian apakah Stadion Soepriadi Blitar layak digunakan untuk pertandingan Liga 1. Mereka akan melakukan perbaikan jika ada kekurangan minor dari segi fasilitas. Tapi jika ada banyak perbaikan, mereka akan mencari opsi stadion lain.

"Kita tentu ada beberapa opsi lain di Jawa Timur kalau di Blitar dinyatakan belum layak. Kita tujuannya agar Aremania bisa menjangkau kalau bermain di Jawa Timur," jelasnya.

3. Arema FC selalu prioritaskan Stadion Kanjuruhan sebagai homebase

Desain Stadion Kanjuruhan terbaru. (Dok. PT Waskita Karya)

Yusrinal juga menegaskan jika mereka memprioritaskan Stadion Kanjuruhan sebagai homebase. Tapi mereka masih menunggu jadwal Liga 1 Musim 2023/2024 turun. Ia berharap jadwal kompetisi tidak jauh dari jadwal serah terima Stadion Kanjuruhan kepada Pemkab Malang yang kemungkinan dilaksanakan pada akhir tahun 2024.

"Kita masih menunggu Stadion Kanjuruhan selesai direnovasi. Kalau di Gayana sudah tidak ada pembicaraan lebih lanjut," tandasnya.

Editorial Team