Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Laga Super League 2025/2026 antara Arema FC Vs Bhayangkara FC di Stadion Kanjuruhan. (Dok. Media Officer Arema FC)
Laga Super League 2025/2026 antara Arema FC Vs Bhayangkara FC di Stadion Kanjuruhan. (Dok. Media Officer Arema FC)

Intinya sih...

  • Pelatih Arema FC memerlukan bek baru sesegera mungkin untuk menggantikan Luiz Gustavo yang cedera ACL.

  • Arema FC justru merekrut kiper baru asal Persis Solo, Gianluca Claudio Pandeynuwu, meskipun tengah krisis bek.

  • Manajemen Arema FC menambah kedalaman skuad dengan merekrut pemain baru di bursa transfer paruh musim.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Malang, IDN Times - Arema FC belakangan sangat aktif di bursa transfer dengan merekrut nama-nama baru seperti Gustavo Franca, Gabriel Silva, hingga Joel Vinicius. Tapi ketiganya merupakan pemain yang bekerja di sektor penyerangan, sedang Arema FC tengah krisis bek tengah usai Luiz Gustavo cedera ACL dan absen hingga kompetisi berakhir.

1. Pelatih Arema FC mengatakan memerlukan bek baru sesegera mungkin

Bek Arema FC, Luiz Gustavo (kiri) dan Pelatih Arema FC, Marcos Santos. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Pelatih Arema FC, Marcos Santos mengatakan jika timnya memerlukan bek baru sesegera mungkin untuk menggantikan Luiz Gustavo. Saat ini, hanya tersisa Odivan Koerich dan Anwar Rifa'i yang merupakan bek tengah murni. Matheus Blade dan Julian Guevara sebenarnya bisa jadi opsi bek tengah, tapi mereka sebenarnya adalah gelandang bertahan.

"Ya, seorang pemain bertahan akan datang. Kami kehilangan Gustavo, Brandon, dan (Yann) Motta, jadi kami perlu mendatangkan pengganti untuk lini belakang. Saya memberikan beberapa saran dan manajemen menindaklanjutinya. Lebih banyak pemain harus datang, baik lokal maupun asing untuk memperkuat tim dan membantu kami mendapatkan poin," terangnya pada Jumat (30/1/2026).

2. Butuh bek, Arema FC justru tambah kiper

Pelatih Arema FC, Marcos Santos. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Di tengah-tengah krisis bek, Arema FC ternyata merekrut kiper baru asal Persis Solo, Gianluca Claudio Pandeynuwu. Ia dibawa dengan status pinjaman selama setengah musim. Ini jadi pertanyaan karena Arema FC sebenarnya sudah memiliki kiper lokal berpengalaman dalam diri Adi Satryo.

"Karena kita butuh, karena seharusnya kita punya 3 penjaga gawang. Kami selalu bekerja dengan 4 kiper, dan pemain dari akademi itu tidak bisa gabung, karena mereka fokus untuk ikut kompetisi juga. Kami membutuhkan kiper tetap di sini," jelasnya.

3. Arema FC memiliki kedalaman skuad yang bagus

Sesi latihan tim Arema FC. (Dok. Media Officer Arema FC)

Lebih lanjut, Marcos mengaku senang dengan pergerakan Manajemen Arema FC di bursa transfer paruh musim ini. Mereka menambahkan skuad dan membuat kedalaman skuad Singo Edan semakin tebal. Sehingga ia tidak akan kesulitan jika beberapa pemain mengalami cedera di tengah kompetisi.

"Arema adalah tim besar dan para penggemarnya menuntut. Kita tidak bisa menerima posisi kita di klasemen, Arema pantas mendapatkan yang lebih baik. Saya senang bisa mendatangkan beberapa pemain yang sudah saya kenal. Saya yang pilih pemain saya, saya tahu kebutuhan tim hari ini, dan bisa kasih masukan ke manajemen untuk ambil pemain yang seperti apa," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team