Malang, IDN Times - Kesialan tampaknya belum berhenti menghantui Arema FC, pasalnya mereka dipastikan kehilangan bek asing utamanya, Luiz Gustavo yang mengalami cedera ACL. Padahal, sebelumnya mereka telah kehilangan Achmad Maulana Syarif karena cedera yang sama.
Apes, Arema FC Kehilangan Bek Asing Utamanya Hingga Akhir Musim

Intinya sih...
Musim Luiz Gustavo berakhir lebih cepat akibat cedera ACL
Dokter Tim Arema FC tidak ada opsi lain selain operasi untuk pemulihan yang optimal
Manajemen Arema FC ikhlas kehilangan Luiz Gustavo demi kesehatan jangka panjang pemain
1. Musim Luiz Gustavo dipastikan berakhir lebih cepat
Dokter Tim Arema FC, dr Nanang Tri Wahyudi mengonfirmasi bahwa Luiz Gustavo harus mengakhiri kompetisi Super League 2025/2026 akibat cedera serius pada lutut kirinya. Keputusan medis untuk menempuh jalan operasi diambil setelah melalui serangkaian observasi mendalam antara tim medis klub, konsultan ahli, dan sang pemain sendiri.
"Luiz Gustavo mengalami robekan pada ligamen ACL lutut kiri. Cedera ini terjadi akibat insiden di lapangan di mana ia terjatuh dan tertimpa oleh pemain lain," terangnya pada Minggu (18/1/2026).
Luiz menjadi pemain kedua Arema FC yang mengakhiri musim lebih cepat akibat cedera ACL, sebelumnya ada bek timnas milik Arema FC yaitu Achmad Maulana. Achmad bahkan harus mengakhiri musim pada pertandingan perdana musim ini.
2. Dokter Tim Arema FC mengatakan tidak ada opsi lain selain operasia
Nanang menjelaskan jika keputusan operasi tidak diambil secara sepihak olehnya. Langkah ini dinilai sebagai opsi terbaik untuk menyelamatkan karir sepak bola Luiz Gustavo di masa depan.
"Setelah kami berdiskusi intensif dengan konsultan ortopedi dan tim medis, serta menjelaskan kondisinya kepada pemain, Luiz sepakat untuk memilih opsi operasi segera. Tujuannya jelas, agar struktur lututnya bisa pulih sempurna dan ia dapat bermain lebih optimal di masa depan," tegasnya.
3. Manajemen Arema FC ikhlas kehilangan Luiz Gustavo sampai akhir musim
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengungkapkan bahwa situasi ini merupakan pukulan berat bagi tim. Bagaimana tidak, Luiz kini menjelma sebagai bek tak tergantikan di tim. Tapi ia menegaskan kalau Singo Edan memilih untuk memprioritaskan sisi kemanusiaan dan kesehatan jangka panjang pemain.
"Ini demi kesembuhan dan karir pemain ke depannya, klub harus rela dan menyetujui opsi jalan operasi bagi Luiz. Kami tidak ingin mengambil risiko yang bisa membahayakan masa depannya. Kemudian Luiz Gustavo masih terikat kontrak hingga akhir kompetisi dan akan mendapatkan haknya serta dukungan penuh selama masa pemulihan," pungkasnya.