Surabaya, IDN Times - PLN Jawa Timur (Jatim) menerapkan masa siaga selama 18 hari, mulai 14 Juli - 1 Agustus 2024. Penyiagaaan ini dilakukan karena ada dua gelaran olahraga tingkat Asia, yakni turnamen sepak bola, AFF U-19 dan voli, AVC U-20.
"Siaga kelistrikan penyelenggaraan dua event tersebut, PLN berlakukan masa siaga mulai 14 Juli - 1 Agustus 2024. Personel dari UID Jawa Timur yang kita siagakan sebanyak 97 orang dan personel dari UIT JBM sebanyak 106 orang, dilengkapi dengan kesiapan berbagai peralatan kerja dan pendukung,” ujar General Manager PLN Unit Induk Transmisi (UIT) Jawa Bagian TImur dan Bali (JBM), Amiruddin.
Seluruh personel yang bersiaga, kata Amiruddin, selalu menekankan pentingnya keselamatan kerja, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan selalu mematuhi SOP pekerjaan serta menghindari unsafe condition.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswardoyo menyampaikan bahwa PLN telah melakukan upaya-upaya persiapan menyambut AFF U-19 dan AVC U-20. "AFF U-19 adalah event yang menjadi pusat perhatian nasional dan internasional maka kehadiran PLN untuk memberikan layanan kelistrikan dan keandalan terbaik," katanya.
"Sebelumnya PLN telah melakukan kegiatan assessment, pemeliharaan preventif dan koordinasi dengan stakeholder seperti Pemerintah Kota Surabaya dan panitia penyelenggara untuk kesiapan di setiap titik lokasi,” terang Agus menambahkan.
Untuk menjaga keandalan pasokan listrik di venue gelaran tersebut, skema pengamanan kelistrikan yang diterapkan PLN terdiri atas tiga lapis. Untuk gelaran AFF U-19, PLN mengamankan tiga venue.
Venue pertama adalah stadion utama di Stadion Gelora Bung Tomo dan Stadion Gelora 10 November, kedua Lapangan Thor dan Lapangan A,B,C Gelora Bung Tomo serta ketiga venue pendukung seperti Bandara Juanda, hotel peserta, official dan pejabat negara.
"Sementara untuk gelaran AVC U-20, pertandingan akan berlangsung mulai 23 Juli hingga 30 Juli 2024, PLN mengamankan Jawa Pos Arena dan GOR Pancasila Surabaya dengan skema pengamanan kelistrikan lapis tiga juga," terang Agus.
PLN juga menyiagakan Mini Scada Mobile yang ditempatkan di Gate 19 Stadion GBT sebagai pusat monitoring suplai kelistrikan dari Gardu Induk sampai ke titik instalasi yang menjadi titik kritikal untuk dilakukan pemantauan saat pertandingan dua event berlangsung.