Arema FC dalam laga melawan Persija Jakarta pada pekan ke-9 Liga 1 Indonesia 2024/2025. (instagram.com/aremafcofficial)
Keberhasilan rotasi pemain turut menjadi faktor peningkatan rapor Arema FC pada awal Liga 1 2024/2025. Singo Edan punya wajah berbeda sejak dinakhodai pelatih baru, Joel Cornelli. Arema bersolek dengan mendatangkan beberapa pemain. Bahkan, upaya ini langsung berbuah manis setelah mereka menjuarai Piala Presiden 2024.
Arema besutan Joel Cornelli sempat kesulitan merotasi pemain pada awal Liga 1 2024/2025. Itu terbukti ketika mereka nirmenang dalam 4 laga awal dengan statistik 3 kali imbang dan 1 kali kalah. Namun, setelah itu, Arema mulai mempertontonkan kekuatan terbaik bersama arahan pelatih asal Brasil tersebut.
Di bawah komando Cornelli, Arema telah mendapat formula tim di Liga 1 2024/2025. Salah satunya tercermin lewat dominasi Wiliam Marcilio, Arkhan Fikri, dan Pablo Oliveira yang hampir tak tergantikan di sektor gelandang. Terlebih, Singo Edan memiliki Julian Guevara sebagai gelandang pengganti yang berkualitas.
Arema juga mempunyai pemain-pemain kunci di sektor penyerangan. Sebut saja Dalberto Luan Belo, Charles Lokolingoy, Salim Akbar Tuharea, dan Dedik Setiawan yang sejauh ini diandalkan. Lebih menariknya lagi, mereka bisa saling bertukar posisi selama di lapangan. Tidak heran lini penyerangan Arema termasuk yang produktif pada awal Liga 1 2024/2025.
Hanya saja, perotasian pemain di sektor pertahanan Arema masih menjadi pekerjaan rumah bagi Joel Cornelli. Mereka belum memiliki benteng pertahanan yang kokoh. Buktinya, Singo Edan telah kebobolan 11 gol dari 10 pertandingan awal Liga 1 2024/2025.
Nama-nama seperti Thales Lira, Achmad Maulana Syarif, dan Johan Alfarizi memang mendapat kepercayaan penuh. Namun, Arema tak memiliki pengganti sepadan untuk Choi Bo Kyung (36 tahun) yang kerap absen di pos bek tengah. Sejauh ini, Syaeful Anwar dan Anwar Rifai yang selalu diberi kepercayaan masih belum optimal.