Surabaya, IDN Times - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menegaskan timnya membidik kebangkitan saat menghadapi Malut United dalam laga tandang lanjutan kompetisi. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers, Rabu (22/4/2026).
Tavares mengakui performa tim sebenarnya tidak sepenuhnya buruk, namun hasil akhir belum berpihak. Dalam laga terakhir, ia menilai Persebaya mampu menciptakan banyak peluang, tetapi gagal mengonversinya menjadi gol, sementara lawan justru efektif memanfaatkan peluang terbatas.
“Kami bermain cukup baik di pertandingan terakhir, tapi hasilnya tidak sesuai harapan. Lawan hanya punya sedikit peluang tapi bisa mencetak gol. Sekarang kami ingin mengubah itu,” ujarnya.
Menghadapi laga tandang ini, Persebaya juga dibayangi absennya sejumlah pemain akibat cedera. Kondisi tersebut, menurut Tavares, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemain lain untuk membuktikan diri.
“Kami kehilangan beberapa pemain, tapi ini kesempatan bagi yang lain. Kami akan menyesuaikan rencana permainan dengan kondisi pemain yang tersedia,” katanya.
Tavares menegaskan bahwa Malut United bukan lawan yang mudah. Ia menyebut tim tuan rumah memiliki kualitas, pengalaman, serta materi pemain yang kompetitif di level liga. Karena itu, ia meminta anak asuhnya tidak mengulangi kesalahan di dua laga sebelumnya.
“Kami tahu mereka tim kuat dan berpengalaman. Kami tidak boleh melakukan kesalahan yang sama, karena tim seperti mereka tidak butuh banyak peluang untuk mencetak gol,” tegasnya.
Pelatih asal Portugal itu juga menekankan pentingnya fokus dan efektivitas dalam memanfaatkan peluang. Ia berharap Persebaya mampu tampil lebih tajam dan disiplin sepanjang pertandingan.
“Kami harus fokus penuh dan memaksimalkan setiap peluang. Besok adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa kami bisa bangkit,” pungkasnya.
