Ponorogo, IDN Times – Aktivitas tambang galian C di kawasan wisata Telaga Ngebel kembali menuai sorotan keras. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jawa Timur secara terbuka mendesak Pemerintah Kabupaten Ponorogo segera menghentikan aktivitas tambang yang dinilai mengancam keberlanjutan lingkungan dan keselamatan warga.
Direktur Eksekutif WALHI Jatim, Pradipta Indra Ariono, menegaskan kawasan wisata seharusnya dilindungi, bukan justru dijadikan ruang eksploitasi dengan alat berat dan lalu lintas truk bertonase besar.
"Telaga Ngebel bukan ruang kosong yang bebas dieksploitasi. Ini kawasan hidup, sumber air, dan ruang penghidupan warga. Kalau rusak, kerugiannya tidak bisa dibayar dengan retribusi atau pajak tambang,” tegas Indra, Selasa (20/1/2026).
