Magetan, IDN Times - Wacana penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) kembali menguat di tengah kekhawatiran dampak situasi global terhadap ekonomi nasional. DPR RI pun meminta pemerintah mengevaluasi berbagai program prioritas agar tetap selaras dengan kemampuan anggaran negara.
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Budi Sulistyono atau yang akrab disapa Kanang, menilai kebijakan WFH bagi ASN tidak menjadi persoalan selama tidak mengganggu pelayanan publik kepada masyarakat.
Menurutnya, dinamika global yang tidak menentu perlu menjadi pertimbangan pemerintah dalam menentukan arah kebijakan nasional. Ia menyinggung potensi dampak konflik internasional, termasuk yang melibatkan Iran, yang dapat memicu krisis energi hingga kenaikan harga bahan bakar.
“Sekarang prioritas problematika apa? Apakah pendidikan, kesehatan, pekerjaan, pengangguran, atau yang lain. Ketika situasi global berubah dan ada potensi kelangkaan bahan bakar, tentu pemerintah harus menghitung ulang prioritas kebijakan,” ujar Kanang, Sabtu (14/3/2026).
Dalam kondisi tersebut, ia menilai sejumlah program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), sekolah rakyat, maupun Koperasi Merah Putih layak untuk dievaluasi dan disesuaikan dengan kondisi keuangan negara.
Kanang juga menyebut langkah efisiensi anggaran bisa dilakukan melalui penyesuaian pola kerja ASN. Salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan adalah pengurangan hari kerja atau penerapan sistem kerja dari rumah.
“Bisa saja terjadi penyusutan jam atau waktu kerja. Bisa tiga hari, empat hari, bahkan WFH. Ini bagian dari upaya efisiensi,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan kebijakan tersebut tidak boleh berdampak pada kualitas pelayanan publik. Pemerintah diminta memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan yang optimal.
Kanang juga mengingatkan agar kebijakan WFH tidak menimbulkan kesan pembatasan aktivitas seperti pada masa pandemi COVID-19 beberapa tahun lalu.
“WFH boleh saja, tetapi tidak boleh mengurangi pelayanan. Jangan sampai seperti saat Covid yang terasa mencekam karena ada pembatasan. Kalau sekarang ini semata-mata karena penghematan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kanang menilai pemerintah perlu melihat secara menyeluruh sektor belanja negara yang berpotensi untuk diefisienkan, bukan hanya pada pola kerja ASN.
“Yang penting bukan hanya WFH, tetapi sektor mana lagi dalam belanja negara yang perlu dilakukan penghematan,” pungkasnya.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Wacana WFH ASN Menguat, DPR Minta Evaluasi Program Prioritas Negara
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Budi Sulistyono. IDN Times/Riyanto.
Take a Deeper Read
Editorial Team
EditorZumrotul Abidin
Related Article
Gunung Bromo Erupsi, Wisata Masih Dibuka07 Nov 2026, 19:26 WIB
Dua Pendaki Semeru Hilang, Motor Ditemukan di Ladang Warga07 Nov 2026, 17:15 WIB
Info! Rontgen TBC Gratis di Surabaya, Peserta Dapat Uang Transport07 Nov 2026, 15:41 WIB
Besok Aliansi Surabaya Bergerak Demo di Depan Grahadi07 Nov 2026, 15:01 WIB
Warga Surabaya Sabar Ya! Pengerjaan Proyek Drainase Sedang Dipercepat07 Nov 2026, 11:39 WIB
Ancaman Zero-Click Mengintai, Pakar ITS Ungkap Cara Cegah Sadap Gawai07 Nov 2026, 11:39 WIB
Awas! Buang Sampah Sembarangan di Surabaya Bisa Kena Denda Rp3 Juta07 Nov 2026, 11:38 WIB
Viral Pengerusakan Plang Pemberhentian Bus Trans Jatim di Malang06 Nov 2026, 20:38 WIB
104.353 BPJS Kesehatan PBI di Surabaya Dinonaktifkan, Cek Statusmu!06 Nov 2026, 19:51 WIB
Polisi Periksa Suami Terduga Pembakar Rumah Kontrakan di Surabaya06 Nov 2026, 19:47 WIB
Menteri PU Soroti Kondisi Bendungan Sutami Malang Kini06 Nov 2026, 19:45 WIB
Dana Cadangan Pilgub Jatim Rp600 Miliar Mulai Disiapkan 202706 Nov 2026, 16:19 WIB
Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT, AI untuk Akses Fatwa Tarjih06 Nov 2026, 14:30 WIB
463 Kampus Bakal Kumpul di Surabaya, Bahas Arah Pendidikan 204506 Nov 2026, 14:29 WIB
Anggota DPRD Jatim Fraksi Partai Golkar Sumardi Meninggal Dunia06 Nov 2026, 12:38 WIB
Anyaman Rotan Menjelma Perhiasan Berlian06 Nov 2026, 10:41 WIB
Tempat Pembuangan Sampah di Surabaya Ini Bakal Disulap Jadi Taman06 Nov 2026, 10:40 WIB
Pengelola Arisan MeAow Jadi Tersangka, Total Kerugian Hingga Rp4,07 M06 Nov 2026, 10:38 WIB
Gunung Bromo Erupsi, Statusnya Naik Level II06 Nov 2026, 10:36 WIB
Pasutri Surabaya Cekcok, Berujung Bakar Rumah Kontrakan05 Nov 2026, 22:02 WIB