Ngawi, IDN Times - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menghantui peternakan sapi di Kabupaten Ngawi. Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) setempat mencatat 30 ekor sapi terindikasi terjangkit PMK yang tersebar di 10 kecamatan dan 15 desa.
Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat, terutama peternak dan pedagang sapi, mengingat PMK pernah menimbulkan kerugian besar pada periode sebelumnya.
