Madiun, IDN Times - Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono memastikan bahwa bakso yang viral di media sosial terbukti tidak mengandung daging tikus. Berdasarkan hasil uji Laboratorium Dinas Peternakan dan Kesehatan Balai Veteriner di Boyolali, Jawa Tengah, tiga sampel bakso dinyatakan negatif.
Sampel yang diuji di laboratorium itu diambil dari ADR selaku konsumen. Juga dari SU, penjual bakso dan AG, sesama pedagang bakso sekaligus distributor.
"Hasil laboratoriumnya membuktikan pentol bakso itu tidak mengandung daging tikus, borak, maupun formalin. Jadi, (isu daging tikus di bakso) tidak terbukti," kata Ruruh, Jumat sore (31/1).