Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Truk EPIK Mulai Beroperasi, Kendalikan Inflasi 15 Daerah di Jatim
ilustrasi inflasi (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Pemprov Jawa Timur resmi mengoperasikan Truk EPIK Mobile sebagai langkah teknis pengendalian inflasi berbasis distribusi pangan strategis di 15 kabupaten dan kota.
  • Program EPIK menjadi implementasi strategi 4K TPID yang mencakup keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi efektif antarwilayah.
  • Khofifah menegaskan rencana perluasan operasional Truk EPIK ke seluruh Jatim dan mengapresiasi dukungan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga serta ketahanan pangan daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mulai mengoperasikan Truk EPIK Mobile sebagai instrumen teknis pengendalian inflasi daerah. Truk tersebut langsung meluncur menuju Kabupaten/Kota sebagai titik awal operasional pengendalian inflasi berbasis distribusi pangan strategis.

“Truk EPIK ini Insya Allah akan beroperasi di 15 kabupaten/kota. Mudah-mudahan diberikan kemudahan dan membawa manfaat barokah,” ujar Khofifah, Minggu (1/3/2026).

Truk EPIK Mobile dirancang menjangkau 15 kabupaten/kota pada tahap awal operasional. Program ini menjadi bagian dari integrasi pengendalian inflasi Jawa Timur melalui pendekatan distribusi langsung ke daerah.

Khofifah menjelaskan, EPIK merupakan implementasi strategi 4K Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

“EPIK ini program perwujudan integrasi pengendalian inflasi Jawa Timur dan bentuk implementasi dari strategi 4K TPID,” jelasnya.

Ke depan, operasional Truk EPIK Mobile direncanakan diperluas hingga menjangkau seluruh kabupaten/kota di Jatim. “Alhamdulillah, EPIK Mobile ini akan menjangkau berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Ke depan, insya Allah akan terus kita kembangkan agar pasokan terdistribusi dengan baik dan inflasi tetap terjaga,” tambah Khofifah.

Khofifah juga mengapresiasi kontribusi Bank Indonesia Kanwil Jatim yang sebelumnya memberikan hibah kendaraan untuk mendukung operasional pengendalian inflasi. “Ini menunjukkan bahwa penguatan ekonomi, stabilisasi harga, dan pengendalian inflasi adalah tugas kita bersama. Tidak mungkin kita bisa menjaga ketahanan pangan tanpa sinergitas,” pungkasnya.

Editorial Team