Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tragedi KM Khatulistiwa 8 di Tuban, ABK Ditemukan Tewas
Evakuasi ABK KM Katulistiwa yang sempat hilang di Perairan Tuban, Sabtu (10/10/2026). (Dok. Basarnas Surabaya)
  • KM Khatulistiwa 8, kapal kargo yang mengalami kebocoran, tenggelam di perairan utara Tuban pada 7 Oktober 2026 malam dengan total 17 ABK terdampak.

  • Sebanyak 16 ABK berhasil diselamatkan kapal-kapal di sekitar lokasi, sementara ABK berinisial P (39) sempat dinyatakan hilang.

  • Tiga hari pencarian, tim SAR menemukan P meninggal dua mil laut dari lokasi kejadian; jenazah dievakuasi ke Tuban dan operasi SAR dihentikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Seorang anak buah kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Khatulistiwa 8 ditemukan meninggal dunia tiga hari pascakapal tenggelam, Sabtu (10/10/2026). Kapal tersebut tenggelam di Perairan Utara Kabupaten Tuban pada Rabu (07/10/2026) malam.

KM Khatulistiwa yang merupakan kapal kargo dilaporkan mengalami kebocoran dan tenggelam di perairan utara Tuban pada Rabu (07/10/2026). Sebanyak 17 ABK menjadi korban akibat kejadian ini. 16 orang berhasil diselamatkan oleh kapal - kapal di sekitar lokasi kejadian sedangkan satu ABK dinyatakan hilang.

Tim SAR gabungan pun melakukan pencarian di sekitar lokasi. Tiga hari proses pencarian, seorang ABK berinisial P (39) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) pada operasi SAR ini, Nanang Sigit mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 13.26 WIB oleh RBB Basarnas yang melakukan pencarian dengan jarak 2 mil laut dari lokasi kejadian. Setelah ditemukan, korban yang merupakan warga asal Maluku ini dievakuasi ke pelabuhan Semilir Tuban kemudian dibawa ke RSUD Dr. R. Koesma Tuban.

"Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak kepolisian dan pihak RSUD pada pukul 14.15 WIB" ujar Nanang melalui keterangan yang diterima IDN Times.

Operasi pencarian dilakukan dengan kerja sama berbagai pihak antara lain Kantor SAR Surabaya melalui Unit Siaga SAR Lamongan, Polairud Polres Tuban, Polairud BKO Polda Jatim, BPBD Kab. Tuban, KSOP Tanjung Pakis, Perusahaan Kapal KM Katulistiwa 8, PT Semen Gresik, KPLP Lamongan, dan SAR MTA.

"Operasi SAR dihentikan setelah korban ditemukan, seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing masing dengan ucapan terima kasih" pungkas Nanang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article