Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260122-WA0067.jpg
Basarnas saat melakukan evakuasi. Dok. Kantor SAR Surabaya.

Intinya sih...

  • Kapal tongkang kandas di perairan Pulau Gili Iyang, Sumenep.

  • Lima ABK terjebak di atas kapal yang tersangkut di karang dangkal.

  • Tim rescue dari Basarnas Surabaya berhasil mengevakuasi seluruh ABK yang berada di kapal tongkang dengan selamat.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sumenep, IDN Times - Kapal Tongkang Indo Ocean Marine kandas di perairan Pulau Gili Iyang, Kabupaten Sumenep, Kamis (22/1/2026) dini hari. Insiden tersebut terjadi saat kapal tongkang ditarik oleh kapal TB Trans Pasific 66 dan menyebabkan lima anak buah kapal (ABK) terjebak di atas kapal yang tersangkut di karang dangkal.

Kapal diketahui kandas sekitar 300 meter dari bibir pantai Desa Banraas, Pulau Gili Iyang. Kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan kurang bersahabat, dengan hujan ringan, angin berkecepatan 18 knot dari barat laut, gelombang setinggi 1,4 meter, serta arus laut menuju barat daya.

Menerima laporan kondisi darurat tersebut, Basarnas Surabaya langsung mengerahkan tim rescue dari Pos SAR Sumenep untuk melakukan evakuasi. Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan satu tim penyelamat diberangkatkan menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) dari Dermaga Kalianget menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh sekitar 15 mil laut.

“Begitu menerima informasi, kami langsung mengerahkan tim rescue Pos SAR Sumenep untuk membantu evakuasi lima ABK yang berada di kapal tongkang,” ujar Nanang.

Tim SAR gabungan tiba di Dermaga Pulau Gili Iyang sekitar pukul 09.20 WIB. Setelah berkoordinasi dengan unsur terkait, petugas segera mengevakuasi seluruh ABK dari kapal tongkang ke RBB Basarnas.

Lima ABK yang dievakuasi masing-masing bernama Jumanto (45), Wibo Ari Murdiyanto (20), Dwi Kurnianto (20), Sudirman (45), dan Briptu Ribut Prasetyo. Seluruh korban dinyatakan selamat.

Sekitar pukul 11.05 WIB, Tim SAR gabungan bertolak dari Dermaga Gili Iyang menuju Dermaga Kalianget dan tiba pada pukul 12.50 WIB. Selanjutnya, kelima ABK dibawa ke Kantor Polairud Sumenep untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur, antara lain Pos SAR Sumenep, Satpolairud Kalianget, KSOP Kalianget, Polsek Kalianget, Koramil Kalianget, SROP Kalianget, serta nelayan setempat. Seluruh rangkaian operasi berjalan aman dan lancar, dengan seluruh korban berhasil diselamatkan.

Editorial Team