Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tol Prosiwangi Difungsikan saat Lebaran 2026
Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi). (dok Waskita Karya)
  • Pemprov Jatim menargetkan ruas tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) segmen Gending–Besuki bisa difungsikan saat Lebaran 2026 untuk memperlancar arus mudik ke wilayah timur Jawa Timur.
  • Pembukaan fungsional ini mencakup tiga segmen utama dan diharapkan mampu mengurai kepadatan jalur pantura serta memangkas waktu tempuh pemudik menuju Situbondo hingga Banyuwangi.
  • Pemprov Jatim juga menyiapkan SPBU portable bersama Pertamina guna memastikan ketersediaan bahan bakar, seiring proyeksi 27,29 juta pemudik menuju Jatim pada Lebaran
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menyambut arus mudik Lebaran 2026. Salah satunya dengan membuka secara fungsional ruas tol Probolinggo - Situbondo - Banyuwangi (Prosiwangi) pada segmen Gending - Besuki guna memperlancar pergerakan kendaraan menuju wilayah timur Jatim.

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, memastikan ruas tersebut ditargetkan bisa dimanfaatkan pemudik saat periode Lebaran. “Rencana sudah sampai Besuki pas Lebaran," ujar Emil, Senin (23/2/2026).

Segmen yang akan difungsikan meliputi Gending - Kraksaan, Kraksaan - Paiton, serta Paiton - Besuki. Pembukaan ini diharapkan dapat mengurai kepadatan di jalur pantura sekaligus memangkas waktu tempuh pemudik menuju Situbondo hingga Banyuwangi.

Sebagai bagian dari kesiapan layanan, Pemprov Jatim juga berkoordinasi dengan Pertamina untuk menghadirkan SPBU portable di sekitar ruas fungsional tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan memastikan ketersediaan bahan bakar selama periode mudik.

Sebelumnya, segmen Gending - Paiton sempat dibuka fungsional pada momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Namun, ruas tersebut kembali ditutup pada awal Januari 2026 setelah masa libur berakhir.

Kesiapan infrastruktur ini menjadi krusial mengingat Jatim diproyeksikan menjadi salah satu tujuan utama mudik nasional. Berdasarkan hasil survei Kemenhub, Jatim tercatat sebagai provinsi tujuan mudik tertinggi kedua secara nasional setelah Jawa Tengah. Diperkirakan sebanyak 27,29 juta orang atau sekitar 17,3 persen dari total pemudik nasional akan bergerak menuju Jatim.

Selain itu, jumlah pergerakan penumpang angkutan umum di Jatim pada 2026 diproyeksikan meningkat dari 7,3 juta menjadi 7,7 juta penumpang atau naik sekitar 5,19 persen.

Editorial Team