Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Riyanto.
Tebing setinggi 7 meter longsor, tutup assessment wista di Telaga Sarangan. IDN Times/Riyanto.

Intinya sih...

  • Hujan deras menjadi pemicu utama longsor di Telaga Sarangan

  • Petugas gabungan turunkan alat berat untuk membersihkan material longsoran

  • Evakuasi masih berlangsung, pengunjung diimbau waspada saat beraktivitas di kawasan Telaga Sarangan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Magetan, IDN Times – Tebing setinggi sekitar 7 meter di kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, longsor pada Kamis (15/1/2026) pagi. Material longsoran berupa batu, tanah, dan pohon menutup akses jalan wisata di tepi telaga. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Akibat longsor itu, kendaraan wisatawan tidak dapat melintas karena badan jalan tertutup bebatuan berukuran besar bercampur tanah.

Tebing setinggi 7 meter longsor, tutup assessment wista di Telaga Sarangan. IDN Times/Riyanto.

Longsor dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan Telaga Sarangan sejak Rabu (14/1/2026) sore hingga Kamis pagi. Intensitas hujan yang tinggi membuat kondisi tanah menjadi labil hingga akhirnya tebing di sisi jalan runtuh.

“Kan hujan dari sore sampai pagi terus, ini tebing longsor menutup akses jalan. Alhamdulillah tidak ada korban. Selain itu sebelumnya kan ada batu besar yang menggantung di tebing dan membahayakan wisatawan yang lewat. Dengan longsor ini batunya ikut longsor justru jadi aman,” ujar Supriyanto, petugas Perhutani di lokasi kejadian.

Tebing setinggi 7 meter longsor, tutup assessment wista di Telaga Sarangan. IDN Times/Riyanto.

Pasca kejadian, petugas gabungan dari TNI-Polri, BPBD, Perhutani, serta warga sekitar langsung diterjunkan untuk membersihkan material longsoran. Karena banyaknya batu berukuran besar, proses evakuasi dilakukan menggunakan alat berat agar pembersihan bisa berjalan lebih cepat.

Selain longsor, cuaca buruk berupa hujan disertai angin kencang juga berdampak pada aktivitas wisata di Telaga Sarangan. Sejumlah wahana air seperti speedboat terpaksa dihentikan sementara demi keselamatan pengunjung. “Cuaca buruk melanda kawasan ini sejak tahun baru. Wisatawan jadi sepi dan tidak berani keluar. Ditambah longsor yang menutup akses jalan,” kata Nizam Zaki, warga setempat.

Hingga Kamis siang, petugas gabungan masih berupaya mengevakuasi sisa material longsoran agar akses jalan wisata di pinggir Telaga Sarangan dapat kembali dibuka sepenuhnya.

Editorial Team