Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Suasana Kantor KM Virgo Setelah Manajemen Ditetapkan Tersangka
Suasana kantor PT Virgo Karya Shipping di Surabaya, operator KM Virgo Transport 8, Sabtu (3/10/2026). (IDN Times/Khusnul Hasana)
  • Polda Kalsel menetapkan empat tersangka dalam tenggelamnya KM Virgo Transport 8, meliputi nakhoda, agen PT Virgo Karya Shipping, manajer cabang, dan manajer operasional.

  • Kantor PT Virgo Karya Shipping di Surabaya tetap beroperasi serta menerima laporan keluarga korban dan pertanyaan ekspedisi terkait klaim asuransi muatan yang ikut tenggelam.

  • KM Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin tenggelam pada 13 September 2026; dari 243 penumpang dan kru, 108 selamat, 80 meninggal, sementara 55 masih dicari.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) telah menetapkan empat orang, termasuk manajer PT Virgo Karya Shipping sebagai tersangka atas peristiwa tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Usai penetapan tersebut kantor PT Virgo Karya Shipping di Surabaya masih beroperasi seperti biasa.

Pantauan IDN Times, kantor yang berada di Jalan Perak Barat Nomor 215A, Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya, Jawa Timur tersebut nampak lengang, Sabtu (3/10/2025) siang. Meski di hari Sabtu, kantor terlihat tidak tutup, pagar dan pintunya pun terbuka.

Salah satu karyawan staf operasional PT Virgo Karya Shipping bernama Dera mengatakan bahwa kantor tetap beroperasi dan masih menerima laporan dari keluarga korban KM Virgo Transport 8. Kantor melayani laporan setiap Senin sampai Jumat.

"Masih ada yang buat laporan, paling kalau (ke kantor) biasanya hari Senin sampai Jumat saja," terang dia ditemui di lokasi.

Beberapa hari terakhir ini, kantor tersebut menerima kedatangan sejumlah keluarga korban. Mereka menanyakan status dan kondisi keluarganya yang masih dalam pencarian.

"Kayak minggu ini masih masih ada (keluarga korban yang datang ke Kantor PT Virgo Karya Shipping) Kemarin terakhir ada hari Kamis, Jumat," ungkap dia.

Tak hanya itu, PT Virgo Karya Shipping juga terus kedatangan pihak ekspedisi. Mereka mencari kepastian soal klaim asuransi barang-barang logistik dan kendaraan yang turut hanyut bersama KM Virgo di perairan Masalembu.

"Dari ekspedisi yang nanyain kayak paling muatannya, yang buat klaim asuransinya bagaimana" ungkap dia.

Sementara ditanya soal keberadaan General Manager (GM) dari PT Virgo Karya Shipping (VKS), Yoel Rihi, dia menuturkan, Yoel saat ini tengah berada di Banjarmasin. Ia tak tahu pasti apa keperluan Yoel di sana, yang jelas, PT Virgo Karya Shipping juga memiliki kantor di Banjarmasin untuk mengikuti perkembangan tragedi KM Virgo Transport 8.

"Minggu-minggu kemarin masih ada (di kantor Surabaya), Senin (28/9/2026) masih ada," ungkap dia.

IDN Times telah mencoba menghubungi Yoel Rihi selaku GM, terapi sampai berita ini diunggah, Yoel belum memberi jawaban.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Kalsel telah menetapkan empat tersangka dalam tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Mereka adalah nakhoda, pihak agen PT Virgo Karya Shipping, manajer cabang, dan manajer operasional.

Nakhoda telah ditahan di Ditpolairud Polda Kalsel, sementara tiga tersangka lain dipanggil untuk diperiksa. Perkara dilimpahkan ke Subdit Gakkum Korpolairud Baharkam Polri.

Kapal rute Surabaya-Banjarmasin tenggelam pada 13 September 2026. Dari 243 penumpang dan kru, 108 selamat, 80 meninggal, dan 55 korban masih dicari.

Curated For You

Editorial Team

Related Article