Sidoarjo, IDN Times - Kepergian Mayor Laut (P) Purn Marindra Wibowo, kapten pilot Helikopter Airbus H130 PK-CFX yang kecelakaan di Hutan Kecamatan Nanga, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan kerabat. Terlebih selama ini, almarhum dikenal sebagai pribadi yang baik.
Salah satu kerabat dekat Capt Marindra, Capt Rohyani mengatakan, cukup mengenal pribadi almarhum. Selama ini almarhum dikenal sebagai sosok yang setia kawan, murah senyum hingga supel.
"Iya, beliaunya sangat setia kawan, terus supel orangnya. murah senyum. Gampang diajak, perintah selalu dilaksanakan dengan baik," ditemui usai upacara pemakaman di Makam Warga TNI AL Wilayah Timur, Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Sabtu (18/4/2026).
Selama 26 tahun bersahabat dengan Capt Marindra, Capt Rohyani yang merupakan Captain Pilot Wings Air ini kerap kali mendengar cerita-cerita menarik dari almarhum. Saat tugas ke luar kota, keduanya sering menyempatkan diri untuk bertemu, sekedar nongkrong di tempat ngopi dan bercerita banyak hal.
"Semua beliau sering cerita, sering kadang beliau juga jemput, ayo ngopi dimana, beliau jemput," katanya.
Kepergian almarhum cukup mengagetkan Capt Rohyani, saat berita tentang kecelakaan pesawat yang dikemudikan Capt Marindra mengalami kecalakaan, dirinya selalu memantau perkembangan informasi yang ada. Ternyata, kabar buruk pun datang, sahabatnya dikabarkan meninggal dunia.
Seperti diketahui, Capt Marindra meninggal dunia akibat insiden kecelakaan helikopter Airbus H130 PK-CFX di Kalimantan pada Kamis (16/4/2026). Ia meninggalkan satu orang istri dan tiga anak
Berdasarkan profil LinkedIn-nya, Capt Marindra pernah menempuh pendidikan penerbangan di Indonesia Air Force Flying School pada tahun 2002. Ia juga pernah menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi dan Magister Manajemen.
Di dunia penerbangan, Capt Marindra memiliki segudang pengalaman. Almarhum memulai karirnya sebagai Excutive officer Skuadron 200 Wing Udara Armada Timur TNI Angkatan Laut tahun 2003 sampai tahun 2016.
Almarhum juga pernah menjadi Pilot Helikopter di PT HM Sampoerna, Tbk pada tahun 2015-2027. Kemudian pilot helikopter Whitesky Aviation Indonesia tahun 2017 sampai 2019.
Posisi Terakhirnya yakni sebagai pilot helikopter di KPN Plantation sejak Januari 2020, spesialis pesawat Airbus H-130T2 PK-CFX.
