Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Semangat Para Lansia di Blitar Ikuti Pesantren Kilat
Para lansia di Blitar semangat mengikuti pondok Ramadan. IDN Times/istimewa
  • Puluhan lansia di Desa Bendelonje, Blitar, antusias mengikuti Pondok Ramadan Lansia yang digelar setiap tahun selama bulan suci untuk memperdalam ilmu agama dan mempererat kebersamaan.
  • Program yang sudah berjalan sejak 2010 ini menyediakan kegiatan seperti senam pagi, belajar agama, dan mengaji bersama dengan dukungan Muslimat Cabang Talun untuk kebutuhan sahur serta berbuka.
  • Kegiatan berlangsung selama 12 hari, memberi kesempatan bagi para lansia untuk mendekatkan diri kepada Tuhan sekaligus menemukan kebahagiaan dan semangat baru di usia senja.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Blitar, IDN Times - Semangat menuntut ilmu tak pernah lekang oleh usia. Di tengah keterbatasan fisik yang kerap menyertai masa senja, puluhan lansia justru tampak antusias mengikuti Pondok Ramadan Lansia di Desa Bendelonje, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Mereka sangat bersemangat mengikuti kegiatan di Pondok Ramadan Lansia ini. Program tersebut hanya dibuka setahun sekali di bulan Ramadan.

1. Peserta menerima banyak ilmu yang bisa diterapkan untuk keluarga

Para lansia di Blitar semangat mengikuti pondok Ramadan. IDN Times/istimewa

Salah satu peserta, Zaediyah (78), lansia asal Kecamatan Kesamben, merasakan betul manfaat dari kegiatan tersebut. Ia mengaku, sejak rutin mengikuti pondok Ramadan pada tahun 2015, banyak ilmu yang ia peroleh. Tak hanya untuk dirinya sendiri, ilmu tersebut juga ia tularkan kepada anak dan cucunya di rumah. “Banyak yang saya dapatkan di sini. Ilmunya bisa saya ajarkan lagi ke keluarga,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

2. Pondok Ramadan lansia ini sudah berjalan sejak tahun 2010

Para lansia di Blitar semangat mengikuti pondok Ramadan. IDN Times/istimewa

Pengelola Pondok Ramadan Lansia, Sri Banun (73) menerangkan program ini telah berjalan sejak tahun 2010 dan rutin diselenggarakan setiap Ramadan. Para peserta yang menginap tinggal di bangunan sederhana yang berada di dekat masjid. Sementara kebutuhan sahur dan berbuka puasa dipenuhi oleh Muslimat Cabang Talun. Beragam aktivitas digelar setiap hari. Kegiatan diawali dengan senam pagi untuk menjaga kebugaran, kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran agama dan mengaji bersama. Suasana kebersamaan tampak begitu hangat di antara para peserta, yang sebagian besar merupakan janda lansia. "Tujuannya kami membimbing mereka untuk mendalami ilmu agama sebagai bekal ketika nanti dipanggil pulang oleh Allah," terangnya.

3. Pondok Ramadan Lansia berlangsung selama 12 hari

Para lansia di Blitar semangat mengikuti pondok Ramadan. IDN Times/istimewa

Kegiatan ini berlangsung selama 12 hari sepanjang bulan Ramadan. Sejumlah peserta bahkan memilih menginap karena jarak rumah yang cukup jauh dari lokasi kegiatan. Menurut Sri Banun, pondok Ramadan ini bukan sekadar tempat belajar mengaji. Lebih dari itu, para lansia diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta sekaligus menemukan kembali kebahagiaan di usia senja. "Program ini juga untuk menghilangkan kesedihan. Banyak orang tua yang merasa sedih karena berbagai hal. Tapi ketika sampai di sini, semuanya bahagia,” pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team