Surabaya, IDN Times - Tewasnya satu orang akibat menabrak tiang jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Wonokromo pada Minggu (11/6/2023) direspons oleh Pemerintah Kota Surabaya. Mereka memasang pembatas atau barrier jalan.
Tiang JPO tersebut berada di tengah jalan raya Wonokromo. Bahkan, jalanan sebelum JPO tersebut ada turunan jembatan layang. Sehingga, mobil dari arah jembatan layang akan melaju dengan kecepatan cukup tinggi.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya telah mengevaluasi tiang-tiang JPO di Surabaya. Bahkan, sebelum JPO dibangun pemerintah telah melakukan survei agar kecelakaan bisa diminimalkan.
"Sebenarnya itu sudah dilakukan evaluasi sebelum mendirikan tiang, sudah survei. Tapi musibah. Kita lakukan evaluasi kembali terkait dengan titiknya," ujarnya.
Eri menyebut, tiang JPO itu telah dibangun sebelum dirinya menjadi Wali Kota dan baru sekali kecelakaan terjadi di titik tersebut. Meski begitu, pihaknya tetap akan melakukan penyempurnaan.
"Kita akan evaluasi dengan kepolisian, Dishub apakah perlu pengamanan lagi. Sehingga akan ada kesempurnaan di titik itu," terang dia.
Saat ini, tiang tersebut telah dipasang barier jalan. Ia juga akan melakukan kajian dengan kepolisian apa saja yang perlu ditambahkan. "Kejadian membuat pembelajaran buat kita bagaimana menghindari itu, kita koordinasi, perhitungannya, dan rekomendasi dari kepolisian," jelas dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut melibatkan sebuah mobil terjadi di Wonokromo Surabaya, Minggu (11/6/2023) pagi. Akibat kecelakaan ini satu unit mobil ringsek dan satu orang dilaporkan meninggal dunia.
Data yang dihimpun IDN Times, kecelakaan bermula dari mobil Toyota Avanza dengan nopol W 1855 PI yang dikemudikan Gunawan (39) melaju di Jalan Raya Wonokromo dari arah ke selatan ke utara berkecapatan sedang.
Sekitar pukul 09.30 WIB, sopir yang merupakan warga Demak Timur, Bubutan, Surabaya ini bermaksud menghindari mobil lain yang sedang berada di depannya. Seketika mobil yang dikemudikan Gunawan menabrak tiang Jembatan Penyebrangan Orang (JPO).
Mobil yang menabrak tiang JPO itu seketika ringsek. Penumpang berinisial NU (40) yang duduk di kursi belakang meninggal dunia. Perempuan yang meninggal dunia tercatat warga Jogosatru, Sukodono, Sidoarjo. Pengemudi dalam kondisi selamat dan sadar.
