Ponorogo, IDN Times – Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, permintaan sapi kurban jumbo di Kabupaten Ponorogo terus meningkat. Sapi berbobot lebih dari satu ton kini dibanderol dengan harga fantastis, tembus diharga Rp100 juta per ekor dan tetap laris diburu pembeli dari berbagai daerah.
Sapi Kurban Peternak Ponorogo Laris Manis, Bobot 1 Ton Laku Rp100 Juta

1. Harga sapi jumbo tembus Rp100 juta
Harga sapi kurban di Ponorogo tahun ini mengalami kenaikan cukup signifikan. Untuk sapi berbobot lebih dari satu ton, peternak membanderol harga lebih dari Rp100 juta per ekor.
Sementara itu, sapi dengan bobot 400 hingga 800 kilogram dijual mulai Rp22 juta tergantung jenis dan kualitasnya. “Kalau yang bobot lebih dari satu ton memang harganya di atas Rp100 juta,” ujar salah seorang peternak asal Desa Winong Kecamatan Jetis, Ahmad Jumali, Jumat (15/5/2026).
2. Banyak sapi sudah ludes dipesan
Pernak Ahmad Jumali mengaku sebagian besar sapi di kandangnya sudah terjual meski Iduladha masih beberapa pekan lagi. Dari kapasitas kandang sekitar 90 ekor, saat ini terisi 50 sapi dan mayoritas sudah sold out.
“Kapastias kandang saya sekitar 90 ekor, saat ini terisi 50 ekor dan kebanyakan sudah sold out,” katanya.
Ia menyebut tingginya permintaan datang dari berbagai daerah karena sapi asal Ponorogo dikenal memiliki ukuran besar dan kondisi yang sehat.
3. Diburu pejabat hingga pelanggan Jakarta
Sapi jumbo berbobot lebih dari satu ton disebut banyak diminati kalangan pejabat dan pengusaha untuk hewan kurban premium. Pembeli dari Jakarta bahkan rutin datang untuk memborong sapi jumbo asal Ponorogo.
"Banyak pelanggan di Jakarta mencari sapi ukuran besar dari Ponorogo karena kualitasnya bagus dan bobotnya besar,” kata Supriyono, pembeli asal Jakarta.
Selain ukurannya besar, sapi-sapi tersebut dinilai memiliki kualitas bagus karena dirawat dengan pakan bergizi, vitamin, serta perawatan rutin setiap hari.