Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sampah Gunung Bromo Tercatat Hampir 1 Ton Selama Libur Lebaran
Proses pembersihan sampah plastik di Gunung Bromo. (Dok. BB TNBTS)
  • BB TNBTS mengangkut hampir 1 ton sampah dari kawasan Gunung Bromo pasca libur Lebaran, didominasi bungkus makanan dan botol plastik.
  • Pihak taman nasional gencar kampanye 'Bawa Turun Sampahmu' untuk meningkatkan kesadaran wisatawan menjaga kebersihan lingkungan Bromo.
  • Setiap Jeep Bromo sudah dilengkapi kantong sampah agar pengunjung tidak membuang sampah sembarangan di area konservasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Malang, IDN Times - Balai Besar (BB) Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melaporkan mereka menurunkan sampai dengan bobot hampir 1 ton dari Gunung Bromo. Sampah ini diangkut pada Senin (6/4/2026) saat kawasan Bromo-Tengger-Semeru semeru ditutup selama seminggu untuk pemulihan ekosistem pasca libur panjang Lebaran 2026.

1. BB TNBTS melaporkan mereka menurunkan sebanyak 963 kilogram sampah

Proses pembersihan sampah plastik di Gunung Bromo. (Dok. BB TNBTS)

Ketua Tim Data, Evaluasi, dan Pelaporan Kehumasan BB TNBTS, Hendra Wisantara melaporkan jika pihaknya telah mengumpulkan total 963 kilogram sampah yang didominasi oleh bungkus makanan dan botol minuman berbahan plastik. Jumlah sampah ini merupakan akumulasi dari pengangkutan yang dilakukan di sejumlah titi di kawasan Bromo diantaranya di Lautan Pasir, Jemplang, hingga Penanjakan.

"Sampah ini kami bawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Poncokusumo, Kabupaten Malang untuk diolah di sana. Kami harap kedepannya wisatawan bisa memprioritaskan membawa botol minuman maupun tempat makan dari bahan yang bisa didaur ulang. Alam di Bromo merupakan warisan yang harus kita jaga bersama-sama," terangnya pada Minggu (12/4/2026).

2. BB TNBTS gencatan promosi 'Bawa Turun Sampahmu'

Proses pembersihan sampah plastik di Gunung Bromo. (Dok. BB TNBTS)

Untuk meningkatkan kesadaran wisatawan Gunung Bromo untuk menjaga lingkungan, BB TNBTS tengah gencar mempromosikan tagline 'Bawa Turun Sampahmu' di sejumlah titik. Diharapkan seruan ini membawa kesadaran wisatawan agar tidak membuang sampaj sembarangan.

"Jadi demi kelestarian dan kenyamanan bersama, kami harap para pengunjung taman nasional agar menerapkan smeangat bawa turun sampahmu. Artinya wisatawan agar membawa kembali sampah pribadinya," jelas Hendra.

3. Jeep Brome sebenarnya juga menyediakan kantong sampah

Proses pembersihan sampah plastik di Gunung Bromo. (Dok. BB TNBTS)

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I BB TNBTS. Septi Eka Wardhani mengungkapkan jika sebenarnya setiap Jeep Bromo sudah dibekali kantong sampah. Jadi seharusnya tidak ada alasan lagi bagi wisatawan untuk membuang sampah sembarangan di kawasan Bromo-Tengger-Semeru.

"Kantong sampah ini kan fasilitas yang tujuannya untuk mencegah pengunjung membuang sampah di sembarang tempat. Karena ini kawasan konservasi, kami berharap kedepannya pengunjung bisa semakin peduli terhadap kebersihan di sana," pungkasnya.

Editorial Team